ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Penyebab Tabrakan Speedboat Pengantar Jenazah vs Kapal di Banyuasin yang Tewaskan 3 Orang

Minggu, 4 Februari 2024 | 16:59 WIB
AP
BW
Penulis: Andika Pratama | Editor: BW
Petugas mencari korban tabrakan speedboat pengantar jenazah anak berusia 4 tahun dengan sebuah kapal di perairan Tanjung Serai Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu 4 Januari 2024.
Petugas mencari korban tabrakan speedboat pengantar jenazah anak berusia 4 tahun dengan sebuah kapal di perairan Tanjung Serai Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu 4 Januari 2024. (Beritasatu.com/Andika Pratama)

Palembang, Beritasatu.com – Minimnya lampu penerang dan cuaca hujan menjadi penyebab tabrakan speedboat pengantar jenazah anak berusia 4 tahun dengan sebuah kapal di perairan Tanjung Serai Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (4/2/2024).

Atas insiden tersebut, 11 penumpang speedboat yang mengantarkan jenazah, tiga di antaranya meninggal dunia, serta tiga orang dan jenazah ikut menghilang. Lima orang mengalami luka menjalani perawatan di RS Cheritas Palembang.

Awalnya rombongan ini berniat pulang dari rumah sakit dengan membawa jenazah anak kecil yang masih kerabat mereka untuk menuju ke rumah duka Primer 8 Desa Karang Makmur, Lalan, Musi Banyuasin (Muba).

ADVERTISEMENT

Namun, di tengah perjalan speedboat yang mereka kendarai mengalami kecelakaan hingga berujung jatuhnya korban jiwa.

Kasat Polairud Banyuasin Iptu Dinas Javier Suwarta Putra mengatakan, rombongan tersebut hendak pulang dari rumah sakit. Mereka membawa jenazah dari dermaga hendak ke rumah di Kecamatan Lalan Kabupaten Muba. Sesampai di lokasi TKP terjadi tabrakan speedboat dan kapal bermuatan kelapa.

"Penumpang speedboat berjumlah 11 orang, tiga meninggal dan tiga orang masih dalam pencarian. Alhamdulillah, lima lainnya yang selamat menjalani perawatan RS Charitas Palembang," ungkapnya

Penyebab tabrakan speedboat dan kapal tersebut karena kondisinya malam dan speedboat tidak pnya lampu penerangan. “Jadi kurang pandangan, sehingga terjadinya kecelakaan tersebut," katanya.

Saat ini tim gabungan Ditpolair Polda Sumsel dan Basarnas Kota Palembang masih melakukan pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon