ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapal Kayu Bermuatan 900 Tabung Gas Elpiji Meledak di Berau, 2 Orang Alami Luka Bakar

Jumat, 1 Maret 2024 | 23:41 WIB
FA
BW
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: BW
Ratusan tabung gas elpiji melon berhamburan setelah sebuah kapal kayu dengan tujuan Pulau Maratua meledak saat bersandar di dermaga Sei Bedungun, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat 1 Maret 2024
Ratusan tabung gas elpiji melon berhamburan setelah sebuah kapal kayu dengan tujuan Pulau Maratua meledak saat bersandar di dermaga Sei Bedungun, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat 1 Maret 2024 (Beritasatu.com/Fuad Iqbal)

Berau, Beritasatu.com - Sebuah kapal kayu yang membawa muatan lebih dari 900 tabung gas elpiji 3 kg di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, meledak, Jumat (1/3/2024) malam. Akibatnya, selain membuat warga sekitar panik, ledakan dari kapal kayu itu telah mengakibatkan dua orang anak buah kapal dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita luka bakar yang cukup serius.

Dalam rekaman video amatir, puluhan warga sekitar, terlihat mengevakuasi salah satu ABK yang menderita luka bakar serius di hampir sekujur tubuhnya. Saat itu, kapal tengah bersandar di dermaga Sungai Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

Peristiwa ledakan yang menghancurkan kapal kayu itu terjadi sekitar pukul 20.30 Wita. Kejadian itu menghebohkan warga sekitar. Pasalnya, suara ledakan yang terdengar sangat keras membuat ratusan warga panik, dan berhamburan keluar rumah guna mencari sumber dari suara ledakan.

ADVERTISEMENT

Setelah ledakan , kondisi kapal pun hancur total, dan bahkan sudah nyaris tak berbentuk lagi. Selain itu, sejumlah rumah warga yang berada dekat dengan lokasi ledakan, juga mengalami sejumlah kerusakan, pada bagian dinding, atap plafon, dan juga sejumlah kaca jendela.

Warga setempat juga menemukan ada ratusan tabung gas elpiji melon yang berhamburan dan mengapung di permukaan sungai.

Salah seorang ABK kapal, Anam mengaku kapal kayu itu seharusnya berlayar ke Pulau Maratua guna mendistribusikan 900 tabung gas elpiji melon kepada masyarakat di Pulau Maratua. Namun, sesaat setelah bongkar muatan, tiba-tiba ia mendengar suara ledakan yang cukup keras.

“Sekitar 900-an tabung, yang 3 kg dan 5,5  kg. Saya tadi di gudang, baru selesai bongkar terus kejadian begini,” ujar Anam.

Salah seorang warga yang rumahnya terdampak akibat ledakan kapal kayu itu, Eka mengaku tak mengetahui pasti penyebab ledakan itu bisa terjadi. Namun, sesaat setelah terjadi ledakan, ia melihat dua orang ABK kapal yang terluka dan berteriak meminta bantuan.

Sejauh ini, hanya satu kapal yang dikabarkan mengalami kerusakan cukup parah hingga nyaris tak berbentuk lagi. Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terdampak oleh ledakan itu hingga kini masih dalam tahap pendataan oleh aparat desa setempat.

‘Iya sudah hancur, saya keluar sudah hancur begini, cuma satu kapal saja, satu saja yang meledak,” sambung Eka.

Saat ini, kedua korban yang mengalami luka bakar serius telah dilarikan ke rumah sakit umum Abdul Rivai Berau, guna mendapatkan pertolongan medis.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

2 Kapal Cepat Terbakar di Pelabuhan Falabisahaya, 1 ABK Luka Bakar

2 Kapal Cepat Terbakar di Pelabuhan Falabisahaya, 1 ABK Luka Bakar

NUSANTARA
Sambaran Petir Picu 2 Kapal Terbakar di Kalteng, 1 Orang Tewas

Sambaran Petir Picu 2 Kapal Terbakar di Kalteng, 1 Orang Tewas

NUSANTARA
Kapal Nelayan Terbakar di Perairan Tanggamus, 8 ABK Masih Hilang

Kapal Nelayan Terbakar di Perairan Tanggamus, 8 ABK Masih Hilang

NUSANTARA
Operasi SAR Kapal Terbakar di Luwuk Ditutup, Semua Korban Ditemukan

Operasi SAR Kapal Terbakar di Luwuk Ditutup, Semua Korban Ditemukan

NUSANTARA
Foto-foto Penampakan Kebakaran Kapal di Dermaga Muara Baru Jakut

Foto-foto Penampakan Kebakaran Kapal di Dermaga Muara Baru Jakut

JAKARTA
Sebuah Kapal Terbakar di Jakarta Utara, 5 Mobil Damkar Meluncur ke TKP

Sebuah Kapal Terbakar di Jakarta Utara, 5 Mobil Damkar Meluncur ke TKP

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon