12 Anggota Geng Motor Terlibat Aksi Begal di Pekanbaru Diringkus Polisi
Kamis, 20 Juni 2024 | 11:28 WIB
Pekanbaru, Beritasatu.com - Sebanyak 12 anggota geng motor Duta Mas bersenjata airsoft gun dan samurai yang terlibat dalam aksi begal ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru, Rabu (19/6/2024).
Para pelaku yang diamankan terdiri dari delapan pria dewasa dan empat lainnya masih di bawah umur. Para tersangka yang ditangkap yakni TD (21), RZ (18), VK (20), RF (19), YP (19), JA (19), NP (23), dan FRP (18). Kemudian empat pelaku di bawah umur yakni E (17), M (17), MG (16), dan MA (17).
Wakapolresta Pekanbaru AKBP Henky Poerwanto mengatakan peristiwa pembegalan itu terjadi di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru pada Minggu (16/6/2024) dini hari. Saat itu pelaku berjumlah 14 orang. Sementara otak pelaku inisial RN residivis kasus curat kabur dengan membawa sepeda motor korban bersama rekannya inisial HB. Keduanya telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Dari para pelaku, kita sita satu senjata jenis airsoft gun, samurai, tongkat besi, dan lima unit sepeda motor. Motif begal ini karena dendam dengan korban," ungkap Henky.
Dia menjelaskan, awalnya korban malam itu pulang setelah mengisi BBM di SPBU di Jalan Soekarno Hatta. Pada saat hendak pulang, datang sekelompok geng motor memepet korban. Kemudian salah seorang dari mereka menodongkan pisau dan langsung merampas sepeda motor korban.
"Karena merasa terancam, korban Jorgi Yohanes lari menyelamatkan diri. Kebetulan pada saat itu situasi masih ramai dan petugas patroli melintas di lokasi kejadian. Saat didatangi, para pelaku langsung melarikan diri," ungkap Henky.
Melihat pelaku kabur, petugas kemudian melakukan pengejaran hingga simpang Jalan Paus. Dua pelaku berhasil diamankan.
Berdasarkan pengembangan, Satreskrim Polresta Pekanbaru kemudian menuju daerah Siak Hulu di Kabupaten Kampar. Di sana petugas berhasil menciduk sembilan orang anggota geng motor Duta Mas yang terlibat dalam aksi begal malam itu.
"Total tersangka yang diamankan pada siang itu 11 orang dan satu orang lainnya menyerahkan diri. Sementara untuk dua orang lainnya masih DPO," kata Henky.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




