Terus Didesak Bawa Xpander Hybrid ke Indonesia, Ini Jawaban Mitsubishi
Rabu, 27 November 2024 | 06:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Atsushi Kurita mengaku terus didesak untuk membawa mobil hibrid ke Indonesia. Desakan itu terus dia terima sejak dia mennjabat sebagai President Director PT MMKSI pada 1 April 2023.
"Sejak saya menjabat sebagai President Director PT MMKSI saya terus mendapatkan pertanyaan ini. Kapan bawa mobil hibrid ke Indonesia. Jawabannya akan selalu sama," ujar Atsushi Kurita di kawasan Tangerang, Senin (25/11/2024).
Diketahui Mitsubishi memiliki beberapa kendaraan hibrid dalam line up mobil andalan mereka. Misalnya saja Mitsubishi Outlander PHEV dan yang paling baru dan sudah dipasarkan di Thailand, Mitsubishi Xpander HEV serta Mitsubishi Xpander Cross HEV.
Banyak masyarakat menginginkan PT MMKSI membawa Mitsubshi Xpander HEV dan Mitsubishi Xpander Cross HEV. Apalagi Indonesia merupakan negara pertama yang meluncurkan dan memproduksi Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross.

Hanya saja menurut Atsushi Kurita kemungkinan Indonesia mendapatkan mobil hibrid tersebut akan sangat tergantung pada kebijakan pemerintah. Mitsubishi akan menunggu kepastian perihal adanya insentif mobil hibrid tahun depan yang dijanjikan oleh pemerintah,.
"Jadi memang menunggu dahulu, kalau sudah direalisasikan kami pasti akan segera umumkan bagaimana strategi hibrid Mitsubishi Motors memanfaatkan benefit dari pemerintah ini," ucapnya.
Menurutnya, Mitsubishi Motors masih berhati-hati memutuskan untuk memasarkan mobil hibrid di Tanah Air. Setidaknya, sambungnya, ada dua hal utama yang menjadi faktor jenama Jepang itu belum luncurkan produk terkait.
"Pertama soal waktu yang tepat dan model hibrid apa yang cocok untuk pasar Indonesia. Hal itu sangat diperhatikan secara hati-hati oleh Mitsubishi, terkait juga dengan kompetitor yang sudah punya model hibrid juga," imbuhnya.
Selain itu ada juga faktor harga yang jadi pertimbangan. Mitsubishi tidak ingin mobil hibrid yang mereka bawa ke Indonesia justru tidak mampu dimiliki oleh orang banyak.
"Kemudian yang kedua adalah soal harga, bagaimana caranya agar MMKSI bisa membuat harga ini affordable untuk konsumennya. Karena biasanya kalau sudah ada versi hibrid itu harganya bisa meroket (dari model biasa)," tutup Atsushi Kurita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




