ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Honda dan Nissan Mulai Pembicaraan Merger

Senin, 23 Desember 2024 | 11:25 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Nissan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 9.000 pekerja
Nissan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 9.000 pekerja (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Jakarta, Beritasatu.com - Honda dan Nissan diperkirakan akan mengumumkan dimulainya pembicaraan merger bisnis. Langkah ini merupakan upaya kedua produsen mobil Jepang tersebut untuk bertahan di tengah perubahan cepat dalam industri otomotif.

Mengutip Reuters, Senin (23/12/2024), Honda dan Nissan menargetkan untuk menyelesaikan pembicaraan integrasi ini pada Juni 2025. Jika berhasil, perusahaan induk gabungan akan melantai di bursa saham. 

Honda dan Nissan masing-masing akan menjadi perusahaan tertutup pada Agustus 2026. Penggabungan ini diproyeksikan menciptakan grup otomotif terbesar ketiga di dunia berdasarkan penjualan kendaraan, setelah Toyota dan Volkswagen.

ADVERTISEMENT

Merger Honda dan Nissan dilakukan dalam menghadapi persaingan ketat dari Tesla dan para pesaing dari pabrikan otomotif Tiongkok. Kedua perusahaan ini sebelumnya telah mengumumkan kerja sama di bidang elektrifikasi dan pengembangan perangkat lunak pada Maret lalu, yang kemudian diperluas untuk melibatkan Mitsubishi Motors pada Agustus.

Pada November, Nissan mengumumkan rencana untuk mengurangi 9.000 karyawan serta memangkas kapasitas produksi globalnya sebesar 20%, menyusul penurunan penjualan di pasar utama seperti Tiongkok dan Amerika Serikat. Sementara itu, Honda juga melaporkan hasil laba yang lebih rendah dari perkiraan akibat penurunan penjualan di Tiongkok.

Kapitalisasi pasar Honda saat ini mencapai lebih dari US$ 40 miliar, sedangkan Nissan berada di kisaran US$ 10 miliar. Honda kemungkinan akan menunjuk pemimpin serta mayoritas anggota dewan, baik internal maupun eksternal, untuk perusahaan induk baru.

Bentuk integrasi yang dibahas meliputi rencana Honda untuk memasok kendaraan hibrida kepada Nissan, serta penggunaan bersama fasilitas perakitan mobil Nissan di Inggris.

Renault, produsen mobil Prancis sekaligus pemegang saham terbesar Nissan, pada prinsipnya mendukung merger Honda dan Nissan dan akan mempertimbangkan semua implikasi dari rencana integrasi tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon