Deepfake Jadi Ancaman, Menkeu Sri Mulyani Jadi Korban Hoaks
Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Teknologi deepfake kembali menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diduga menjadi korban penyalahgunaan teknologi ini.
Video manipulatif yang beredar luas di media sosial menjadi viral dan menampilkan sosok mirip dirinya dengan narasi yang menyesatkan, yakni guru merupakan beban negara.
Kejadian tersebut menegaskan bahwa deepfake kini bukan sekadar isu teknologi, melainkan ancaman nyata di ranah politik, ekonomi, dan keamanan.
Deepfake adalah teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu memanipulasi gambar, suara, atau video sehingga tampak meyakinkan.
Dengan teknik machine learning dan generative adversarial networks (GANs), wajah atau suara seseorang dapat diganti dengan sangat realistis hingga sulit dibedakan dengan aslinya.
Teknologi ini awalnya dikembangkan untuk keperluan positif, seperti industri perfilman, iklan, atau pelestarian budaya. Namun, dalam praktiknya, deepfake sering disalahgunakan, mulai dari penipuan finansial, pencemaran nama baik, hingga kampanye disinformasi politik.
Kasus yang menimpa Sri Mulyani memperlihatkan bagaimana tokoh publik bisa menjadi target utama. Selain merugikan individu, penyalahgunaan deepfake juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap informasi digital.
Sebelumnya, Sri Mulyani menepis kabar miring yang menyebut dirinya mengatakan guru sebagai beban negara. Ia menegaskan, potongan video yang beredar tersebut adalah berita palsu atau hoaks.
“Potongan video yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalah hoaks. Faktanya, saya tidak pernah menyebut guru sebagai beban negara,” ujar Sri Mulyani dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip Rabu (20/8/2025).
Menurut Sri Mulyani, video yang viral itu merupakan hasil deepfake, yakni manipulasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menciptakan konten palsu yang terlihat nyata.
Selain itu, video tersebut juga merupakan potongan tidak utuh dari pidatonya dalam forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




