Langkah Pencegahan Menghadapi Ransomware WannaCry
Sabtu, 13 Mei 2017 | 19:55 WIB
Indonesia dan negara lainnya di seluruh dunia saat ini tengah menghadapi ancaman malware, khususnya ransomware jenis WannaCry.
Berdasarkan laporan yang diterima Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serangan ransomware ini sudah menyerang Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais.
Terkait serangan teroris siber tersebut, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel A Pangerapan mengingatkan penting sekali untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden.
"WannaCry menginfeksi sebuah komputer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB bisa melakukan eksekusi perintah, lalu menyebar ke komputer windows lain pada jaringan yang sama. Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry," papar Semuel A. Pangerapan dalam keterangan resminya, Sabtu (13/5).
Sebagai langkah pencegahan sebelum terinfeksi malware ransomare jenis Wannacry, Semmy mengingatkan untuk segera meng-update security pada Windows dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh Microsoft.
Langkah pencegahan selanjutnya adalah dengan tidak mengaktifkan fungsi macros, non aktifkan fungsi SMB v1, block 139/445 & 3389 Ports, dan selalu backup file-file penting di komputer untuk disimpan di tempat lain
Bagi yang sudah terinfeksi, menurut Semmy, saat ini memang belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file yang sudah terinfeksi WannaCry. Akan tetapi, memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran Wannacry ke komputer lain yang rentan vulnerable.
Sebagai tambahan, ID-SIRTII menyarankan agar pada hari Senin besok saat kantor akan buka, PC-PC dan Bentuk Komputer Personal dan Jaringan lainnya jangan terhubung ke LAN dan Internet dulu.
Langkah yang harus dilakukan pertama kali adalah backup data penting, kemudian pastikan software anti virus sudah update serta security patch yang disarankan oleh Microsoft dilakukan terlebih dahulu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




