Milan vs Salernitana, Giroud dan Kjaer: Membela Rossoneri Kegembiraan Terbesar dalam Hidup
Minggu, 26 Mei 2024 | 09:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dua pemain Simon Kjaer dan Olivier Giroud menyebut petualangan mereka bersama AC Milan sebagai kegembiraan terbesar dalam hidup.
Ungkapan ini disampaikan pemain asal Denmark dan Prancis ini setelah memainkan partai perpisahan dengan klub berjulukan Rossoneri tersebut saat bermain imbang 3-3, Minggu (26/5/2024) dini hari.
Dalam pertandingan di Stadion Giuseppe Meazza itu, gol-gol Milan dilesakkan Rafael Leao pada menit ke-22, Olivier Giroud (27), serta Davide Calabria (77). Sementara gol-gol Salernitana yang membuat skor imbang dicetak Simeon Nwankwo pada menit ke-64 dan 89, serta Salomon Junior Sambia (87).
Mereka berdua diberikan seragam Milan berbingkai yang ditandatangani seluruh rekan satu timnya dan kemudian diserahkan oleh Zlatan Ibrahimovic. Kedua pemain ini kemudian diberikan mikrofon untuk berbicara kepada penonton.
Baca Juga: Hasil Milan vs Salernitana: Giroud Akhiri Karier di Rossoneri dengan Cetak Gol
“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang. Ini tidak mudah bagi saya, apalagi berbicara bahasa Italia,” kata Kjaer.
Mantan pemain Palermo ini ingin berterima kasih kepada klub, pelatih, dan stafnya. Menurutnya, mereka semua para penggemar yang memberinya kegembiraan di dunia sepak bola.
“Perasaan saya terhadap klub ini sama seperti ketika saya bermain untuk tim nasional, yang saya bela selama 15 tahun. Saya di sini selama empat tahun dan itu sudah cukup untuk menjadi keluarga saya," kata pemain berusia 35 tahun tersebut.
Menurutnya, skuad Milan membuat dia menikmati saat datang ke tempat latihan setiap hari. "Ini adalah salah satu kebahagiaan terbesar dalam hidup saya dan saya sangat senang berbagi dengan Anda. Terima kasih," ujar Kjaer lagi.
Sementara Giroud akan pergi setelah kontraknya berakhir untuk mendapatkan pengalaman baru di Major League Soccer bersama Los Angeles FC. Dia sudah terlihat emosional di terowongan saat menonton video momen terbaiknya dengan seragam Milan, tetapi tetap menyimpannya untuk pidatonya.
“Saya ingin berterima kasih kepada klub atas kepercayaan mereka terhadap saya. Semua menyambut saya seperti saudara di keluarga ini. Terima kasih juga Ibra,” kata Giroud.
Pemain berusia 37 tahun ini ingin mengucapkan terima kasih kepada pelatih atas kepercayaan dan dukungannya selama masa-masa sulit yang dialami. Dia menambahkan, sangat penting untuk tetap bersatu pada saat-saat seperti itu.
Mantan penyerang Chelsea dan Arsenal itu berjasa dalam meraih scudetto yang disabet pada musim pertamanya di San Siro. “Kami menjalani tahun pertama yang luar biasa, menurut saya salah satu perasaan terbesar dalam karier saya. Yang terpenting, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua rekan satu tim saya. Tanpa mereka saya tidak dapat melakukan hal-hal ini. Kami adalah tim, kami adalah keluarga. Terima kasih teman-teman,”paparnya.
Saat para pendukung mulai meneriakkan yel-yel, Giroud menatap penonton dan tersenyum. Dia mengungkapkan yel-yel para tifosi ini akan selalu ada di hatinya.
"Seperti Simon, ketika kami masih kecil, kami memimpikan Milan ini. Perjalanan kami membuat saya dan rekan satu tim sangat bangga. Saya sangat bersyukur dan saya tidak akan pernah melupakan musim-musim ini di Milan. Forza Milan!” ujar Giroud.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




