ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Persik vs Persis Tanpa Gol: Laskar Sambernyawa Menyesal Tak Bisa Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain

Sabtu, 15 Februari 2025 | 07:47 WIB
AF
SL
Penulis: Anis Firmansah | Editor: LES
Pelatih Persis Solo Om King Swee, saat konferensi pers setelah pertandingan.
Pelatih Persis Solo Om King Swee, saat konferensi pers setelah pertandingan. (Beritasatu.com/Anis Firmansah)

Kediri, Beritasatu.com – Pertandingan Liga 1 antara Persik Kediri vs Persis Solo berakhir imbang tanpa gol (0-0), di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (14/2/2025).

Pelatih Persis Solo Om King Swee, mengungkapkan kekecewaannya setelah tim asuhannya gagal meraih kemenangan meski unggul jumlah pemain sejak menit awal.

Laga Persik vs Persis ini diwarnai dengan tim tuan rumah harus tampil dengan 10 pemain setelah Ramiro Fergonzi mendapat kartu merah pada menit ke-5. Namun, keunggulan jumlah pemain tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Laskar Sambernyawa.

ADVERTISEMENT

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Om King Swee mengakui kekecewaannya terhadap hasil yang diraih timnya. "Kita harus menyalahkan diri sendiri, meski bermain dengan 11 pemain sejak awal. Keuntungan justru berpihak pada Persik, walaupun mereka bermain dengan 10 pemain sejak menit awal," kata Swee.

Swee juga menjelaskan bahwa para pemain Persis Solo kesulitan mencetak gol meski memiliki keunggulan jumlah pemain. Ia menilai Persik Kediri mampu memberikan perlawanan sengit dengan bermain bertahan secara solid.

Persik Kediri menerapkan strategi bertahan untuk mengatasi kekurangan jumlah pemain setelah Ramiro Fergonzi diusir keluar lapangan. Strategi ini terbukti efektif dalam meredam serangan Persis Solo yang sering terburu-buru dalam memanfaatkan peluang.

"Saat lawan bermain dengan 10 pemain, mereka otomatis bermain bertahan. Peluang yang kami ciptakan tidak sempurna karena para pemain terlalu terburu-buru, baik di babak pertama maupun kedua," jelas Swee.

Kejadian unik terjadi setelah pertandingan berakhir. Dua pemain Persis Solo, yakni Sho Yamamoto dan Ramadan Sananta, mendapat kartu merah karena memprotes keputusan wasit di lorong pemain.

Kartu merah tersebut diberikan setelah pertandingan selesai, dan menjadi kejadian kontroversial yang menarik perhatian banyak pihak. "Kami harus melihat laporan terlebih dahulu mengenai apa yang sebenarnya terjadi setelah pertandingan berakhir. Situasi ini di luar dugaan kami," ujar Swee.

Dengan hasil imbang Persik vs Persis ini, pasukan Laskar Sambernyawa tertahan di peringkat ke-17 klasemen Liga 1 meraih 18 poin. Sementara itu, Persik Kediri berhasil mempertahankan posisinya di peringkat ke-7 dengan 33 poin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Persik vs Persis: Laskar Sambernyawa Siap Bangkit di Brawijaya

Persik vs Persis: Laskar Sambernyawa Siap Bangkit di Brawijaya

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT