Bernardo Tavares Mundur, PSM Makassar Singgung Masalah Tunggakan Gaji
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 20:38 WIB
Makassar, Beritasatu.com – Manajemen PSM Makassar akhirnya buka suara terkait mundurnya pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, yang secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun media sosial pribadi.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, mengatakan keputusan Tavares untuk mundur tidak melalui komunikasi resmi dengan manajemen klub, melainkan diumumkan secara sepihak.
“Sejak tanggal 1 (Oktober), kami tahu kabarnya lewat media sosial beliau. Kami sudah berusaha menanyakan secara langsung kepada coach Tavares, tetapi sampai hari ini belum ada surat resmi yang disampaikan ke manajemen PSM Makassar,” ujar Sulaiman di PSM Store, Jalan Balaikota, Makassar, Sabtu (4/10/2025).
Pihak manajemen PSM Makassar juga menyinggung kondisi keuangan klub. Diakui, memang sempat terjadi keterlambatan pembayaran gaji, tetapi tunggakan lima bulan hanya dialami staf pelatih, sementara pemain hanya tertunda satu bulan.
Meski belum menerima pemberitahuan resmi, manajemen PSM Makassar menyatakan tetap menghormati keputusan Tavares untuk mundur di tengah kompetisi. Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusinya selama 3,5 musim bersama Juku Eja.
“Bagaimanapun juga kami mengucapkan terima kasih atas sumbangsih yang telah diberikan coach Tavares selama 3,5 tahun ini. Kami menghormati keputusan beliau untuk mundur,” tambah Sulaiman.
Untuk menjaga stabilitas tim, PSM Makassar bergerak cepat dengan menunjuk Ahmad Amiruddin sebagai pelatih sementara (caretaker). Sosok yang pernah menjadi pemain PSM dan asisten pelatih di Borneo FC Samarinda ini dinilai berpengalaman dan siap mengemban tanggung jawab tersebut.
“Beliau menyampaikan siap mengemban tugas sebagai caretaker. Kami berharap dengan dukungan suporter dan publik PSM, Ahmad Amiruddin bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” ucap Sulaiman.
Secara regulasi, Ahmad Amiruddin akan resmi terdaftar sebagai caretaker sehari sebelum laga melawan Arema FC pada 19 Oktober 2025.
Selain penunjukan caretaker, manajemen juga melakukan evaluasi internal, termasuk pembenahan struktur keuangan dan kepelatihan. Langkah ini diambil untuk mencegah masalah serupa terjadi di masa depan serta memastikan seluruh kewajiban terhadap pelatih dan pemain diselesaikan sesuai aturan.
“Kalau berdasarkan regulasi, masa penunjukan caretaker berlaku 30 hari. Kami juga memastikan proses administrasi berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
MK: Kerugian Negara Ditentukan BPK!
Pilot Hilang, AS Hadapi Tantangan Berat Pencarian
Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Salah Bakal Hengkang dari Liverpool, Slot: Jangan Salahkan Saya!




