MotoGP Mandalika: Warga Kebumen Hadiahkan Batik ke Tim Gresini
Minggu, 5 Oktober 2025 | 09:33 WIB
Lombok Tengah, Beritasatu.com – Gelaran MotoGP Mandalika 2025 kembali menjadi magnet bagi ribuan penggemar balap motor dunia. Salah satu momen menarik datang dari Aldy, warga asal Kebumen, Jawa Tengah, yang rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk bertemu dengan salah satu anggota tim Gresini Racing. Tak datang dengan tangan kosong, Aldy membawa baju batik khas Kebumen yang khusus ia hadiahkan untuk Nadia, sosok penting pada tim Gresini.
“Aku tadi beri sesuatu. Sebenarnya itu batik, sudah aku bawa kemarin ke Motegi, tetapi kebetulan di sana Nadia tidak ada. Jadi aku bawa lagi ke sini, alhamdulillah hari ini sudah tersampaikan juga,” ujar Aldy saat ditemui di area sirkuit, Minggu (5/10/2025).
Aldy menuturkan, batik tersebut ia bawa langsung dari Kebumen sebagai bentuk apresiasi kepada tim Gresini yang dianggap sudah seperti keluarga.
“Itu batik dari Kebumen, Jawa Tengah. Khusus untuk ibu bos Nadia. Saya kebetulan sudah family dengan Gresini. Kali ini aku datang bareng teman-teman dari komunitas Virosi,” imbuhnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana di sekitar paddock Sirkuit Mandalika begitu ramai sejak pagi. Para penggemar membawa spanduk, poster, hingga merchandise resmi tim MotoGP sambil menunggu pembalap keluar dari area garasi.
Beberapa fans bahkan rela berdiri berjam-jam di bawah terik matahari demi sekadar mendapatkan senyuman, tanda tangan, atau foto singkat bersama pembalap favorit seperti Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Fabio Quartararo.
Tak hanya anak muda, sejumlah warga lokal dan ibu-ibu pun tak kalah antusias. Mereka datang bersama keluarga membawa kamera ponsel, berharap bisa mengabadikan momen langka di ajang balap paling bergengsi dunia itu.
Ajang MotoGP Mandalika tak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi kebanggaan warga Lombok. Banyak warga sekitar yang memanfaatkan momentum ini untuk berjualan suvenir, makanan khas, hingga menyewakan homestay bagi pengunjung luar daerah.
“Setiap tahun ramai, apalagi sekarang makin banyak wisatawan datang. MotoGP ini sudah kayak Lebaran buat warga sini,” ujar Rani, salah seorang pedagang suvenir di area parkir sirkuit.
Selain balapan, MotoGP Mandalika juga menjadi ajang promosi budaya Indonesia. Aksi Aldy yang memberikan batik ke tim Gresini menjadi simbol kehangatan dan keramahan masyarakat Indonesia terhadap tamu internasional.
“Batik itu simbol cinta dan persahabatan. Saya cuma ingin bawa sedikit budaya kita supaya mereka ingat Indonesia bukan cuma Mandalika, tetapi juga kaya budaya,” ujar Aldy tersenyum.
Aksi spontan warga seperti Aldy menambah warna tersendiri dalam perhelatan MotoGP Mandalika 2025. Tak sekadar sport, ajang ini juga menjadi ruang pertemuan budaya dan kebanggaan nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Festival Mudik Dongkrak Wisatawan ke Wonosobo
Pidato Trump Picu Lonjakan Minyak Dunia
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Beri Pelukan Hangat untuk Keluarga TNI yang Gugur di Lebanon




