Nama Ketum Perbasi Dicatut, Waspada Pungutan Liar Trial Basket
Selasa, 3 Maret 2026 | 04:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) bereaksi cepat menanggapi keresahan masyarakat terkait maraknya dugaan penipuan. Modus penipuan ini mencatut nama Ketua Umum Perbasi, Budisatrio Djiwandono, untuk meminta sejumlah uang dengan dalih kegiatan trial dan agenda basket tertentu.
Ketua Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi, Fritz Edward Siregar, menegaskan bahwa organisasinya tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi untuk kegiatan yang mengatasnamakan Junior Basket Indonesia (JBI). Ia memastikan bahwa dokumen yang beredar luas di tengah masyarakat tersebut adalah palsu.
Fritz menjelaskan bahwa oknum penipu menggunakan surat bodong untuk meyakinkan korbannya agar menyetorkan dana pribadi. Padahal, Perbasi memiliki prosedur resmi yang sangat ketat terkait pendanaan dan kerja sama.
“Kami, DPP Perbasi, menyayangkan kejadian ini. Kami sangat terbuka untuk bergandengan tangan dengan siapa pun dalam pengembangan bola basket di Indonesia. Kami mengajak semua elemen masyarakat memajukan bola basket dengan cara yang bermartabat dan benar,” ujar Fritz kepada awak media, Senin (2/3/2026).
Fritz menekankan kembali bahwa segala bentuk keterlibatan nama JBI dalam surat rekomendasi tersebut merupakan murni tindakan kriminal.
“Surat rekomendasi yang beredar di masyarakat adalah palsu. Jika ada surat rekomendasi untuk mendukung kegiatan tersebut, itu merupakan bentuk penipuan,” tegasnya secara lugas.
Untuk melindungi ekosistem bola basket nasional, DPP Perbasi memastikan tidak pernah memungut biaya di luar mekanisme resmi organisasi. Pihak federasi juga tidak pernah menunjuk individu atau pihak ketiga untuk meminta dana pribadi atas nama pimpinan federasi.
Masyarakat diminta untuk selalu melakukan cross-check melalui kanal komunikasi resmi Perbasi sebelum melakukan transaksi apa pun. Jika ada pihak yang merasa telah menjadi korban, Perbasi menyarankan agar segera melapor ke pihak berwajib. Selain itu, internal organisasi akan melakukan investigasi mendalam terkait pencatutan nama ketua umum Perbasi dalam insiden ini.
Senada dengan Fritz, Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Nirmala Dewi, menambahkan bahwa transparansi adalah kunci dalam menjaga integritas organisasi. Ia mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan bola basket di lapangan.
“Kami mengajak peran serta masyarakat dalam pengembangan bola basket Indonesia. DPP Perbasi membuka komunikasi bagi siapa pun yang ingin mengonfirmasi hal-hal mencurigakan terkait kegiatan bola basket,” ungkap Nirmala.
Langkah ini diambil guna memastikan penguatan ekosistem bola basket Indonesia tetap berjalan di koridor yang benar, sesuai prosedur resmi, dan terhindar dari praktik-praktik yang merugikan pembinaan atlet muda di tanah air.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS
Ribuan Warga Mojokerto Terima Bantuan Pangan
Sampah Laut Kian Parah, Pengelolaan di Darat Jadi Sumber Masalah
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Gempa M 6,2 Guncang Talaud Terasa hingga Manado




