Sheffield United Resmi Depak Manajer Chris Wilder
Minggu, 14 Maret 2021 | 13:06 WIB
Sheffield, Beritasatu.com - Sheffield United mengonfirmasi pada Sabtu (13/3/2021) malam bahwa Chris Wilder telah meninggalkan Bramall Lane dengan persetujuan bersama. Jason Tindall akan membentuk tim pelatih sementara bersama Paul Heckingbottom.
Sheffield saat ini menempati posisi juru kunci di Premier League, setelah hanya meraih 14 poin dari 28 pertandingan. Perselisihan Wilder dengan pemilik klub terkait perekrutan pemain serta visi jangka panjang klub juga mempercepat keputusan pemecatan manajer berkebangsaan Inggris tersebut.
Tindall, tidak bekerja sejak dipecat oleh Bournemouth enam minggu lalu, sedang dalam pembicaraan dengan petinggi Bramall Lane untuk bekerja bersama Heckingbottom hingga akhir musim.
Heckingbottom, pelatih tim U-23, yang juga mantan manajer Leeds, Hibernian dan Barnsley, diperkirakan akan mendampingi lawan tim Leicester, Minggu.
Michael Appleton dari Lincoln dan mantan bos Tindall di Bournemouth, Eddie Howe, adalah nama lain yang disebut-sebut akan menggantikan Wilder secara permanen.
Keluarnya Wilder akhirnya diumumkan pada Sabtu malam, 36 jam setelah spekulasi bahwa kepemimpinannya sebagai pelatih selama lima tahunnya di Bramall Lane telah berakhir.
Dalam pernyataan yang dirilis oleh klub, dia berkata, "Menjadi manajer Sheffield United telah menjadi perjalanan yang istimewa dan tidak akan pernah saya lupakan."
"Saya sangat senang diberi kesempatan pada tahun 2016 dan senang dengan kesuksesan yang telah kami raih, termasuk dua promosi dan pencapaian Premier League tertinggi yang pernah ada," kata mantan manajer Northampton Town ini.
Wilder telah membuat The Blades menjalani transformasi yang menakjubkan sejak menggantikan Nigel Adkins, membimbing mereka meraih gelar League One di musim pertamanya.
Mereka kemudian promosi ke Premier League dua tahun kemudian, dan musim lalu, meskipun secara luas diperkirakan akan langsung degradasi, dia justru mampu membawa klub Yorkshire itu bertengger di posisi kesembilan yang luar biasa.
Perselisihan tentang perekrutan, kurangnya dukungan di jendela transfer Januari dan perbedaan pendapat dalam visi jangka panjang untuk klub dengan pemilik Sheffield United, Pangeran Abdullah, turut mempercepat pemecatan Wilder.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




