Kakak Sebut Perlakuan Ten Hag kepada Cristiano Ronaldo Seperti Penyaliban Yesus
Senin, 24 Oktober 2022 | 10:26 WIB
Lisabon, Beritasatu.com - Kakak perempuan Cristiano Ronaldo, Katia Aveiro, sekali lagi menyerang pelatih Erik ten Hag karena cara pelatih asal Belanda itu memperlakukan adiknya di Manchester United.
Pada kesempatan ini, Katia membuat perbandingan yang tidak biasa untuk menunjukkan penghinaan yang diderita Cristiano Ronaldo.
Adik bintang Portugal itu membandingkan situasinya dengan penyaliban Yesus, sesuatu yang mengejutkan para pengikutnya.
"Tidak ada seorang pun yang dilahirkan untuk bersinar oleh tangan Tuhan, akan dibatalkan oleh seseorang yang tidak pernah memakai sepatunya. Dia akan menjadi sejarah," Katia memulai dengan mengatakan di Instagram.
"Ada sebuah ayat dalam Alkitab yang mengatakan: 'Orang ini diserahkan kepada Anda dengan rencana yang disengaja dan pengetahuan sebelumnya dari Allah; dan Anda, dengan bantuan orang-orang jahat, membunuhnya dengan memakukannya di kayu salib'," dia selesai.
Cristiano "dihukum" setelah menolak untuk turun sebagai pemain pengganti saat melawan Tottenham Hotspur. Dia meninggalkan bangku cadangan saat pertandingan belum selesai dalam partai di Old Trafford pada hari Rabu.
Dia pun dihukum Erik ten Hag yang tak memasukkan nama Cristiano Ronaldo ke dalam skuad yang bemain imbang 1-1 melawan Chelsea. Berbagai insiden terakhir dengan manan pelatih Ajax itu membuat publik memperkirakan kariernya bersama Manchester United akan segera berakhir.
Cristiano Ronaldo pun dikabarkan akan hengkang dalam bursa tranfer Januari mendatang. Namun yang membuat klub lain enggan menerimanya adalah tuntutan gajinya yang masih tinggi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




