ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menikmati Wisata Adat Baduy di Gunung Kendeng Lebak, Ini Daya Tariknya

Senin, 2 Juni 2025 | 08:29 WIB
B
SM
Penulis: Budiman | Editor: SMR
Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi Kampung Baduy di  Kabupaten Lebak, Banten.
Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi Kampung Baduy di Kabupaten Lebak, Banten. (Beritasatu.com/Ibnu Malikh)

Lebak, Beritasatu.com – Destinasi wisata adat suku Baduy di pedalaman Gunung Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten masih menjadi favorit wisatawan.

Saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2025, permukiman suku Baduy itu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Pantauan Beritasatu.com, Minggu (1/6/2025), ratusan wisatawan dari dari orang dewasa, remaja hingga anak-anak memadati objek wisata alam suku Baduy, memanfaatkan libur panjang.

Para pengunjung mengaku memilih objek wisata Baduy karena ingin menikmati suasana alam yang masih asri dan melihat langsung budaya leluhur yang masih dipegang teguh oleh warga Baduy. 

ADVERTISEMENT

Wisatawan bisa melihat dan membeli langsung hasil kerajinan tangan warga Baduy sebagai oleh-oleh.

Suasana di kawasan wisata adat suku Baduy pedalaman Gunung Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (1/6/2025). - (Beritasatu.com/Budiman)
Suasana di kawasan wisata adat suku Baduy pedalaman Gunung Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (1/6/2025). - (Beritasatu.com/Budiman)

Fasiha, wisatawan asal Jakarta mengaku sudah dua kali datang bersama teman-temannya berlibur ke kawasan suku Baduy di pedalaman Lebak. Kali ini, dia datang dengan rombongan berjumlah tujuh orang.

"Ini yang kedua kalinya saya datang ke Baduy, tetapi kalau ke Baduy Dalam ini baru pertama kali," kata Fasiha saat dijumpai di kawasan Baduy Luar.

Fasiha mengatakan sengaja memilih berlibur ke wisata adat Baduy karena suka dengan kehidupan natural suku Baduy dan ingin melihat langsung suasana Baduy Dalam. Selain itu, jarak dari Jakarta ke Baduy juga masih terjangkau.

"Karena lebih dekat dari Jakarta terus banyak juga yang penasaran dari budayanya, sama sejarahnya juga, jadi its oke untuk mencoba," ujar Fasiha yang datang ke Lebak dengan menumpang KRL commuter line.

Hal senada disampaikan Oci, wisatawan asal Tangerang. Ia mengaku sudah dua kali berkunjung ke Baduy sejak 2015. Kali ini dia datang bersama keluarga dan teman SMP-nya. Tetapi Oci tidak masuk sampai ke Baduy Dalam.

"Tadi saya cuma sampai Baduy Luar," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cegah Getok Harga di Objek Wisata, Pemkab Lebak Perketat Pengawasan

Cegah Getok Harga di Objek Wisata, Pemkab Lebak Perketat Pengawasan

BANTEN
Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan mulai 20 Januari, Ini Alasannya

Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan mulai 20 Januari, Ini Alasannya

BANTEN
Pendataan e-KTP Warga Baduy di Lebak Capai 98 Persen

Pendataan e-KTP Warga Baduy di Lebak Capai 98 Persen

BANTEN
Desa Kanekes di Lebak Banten Belum Pernah Tersentuh Dana Desa

Desa Kanekes di Lebak Banten Belum Pernah Tersentuh Dana Desa

BANTEN
DPRD Lebak Tekan Polisi Tangkap Pelaku Pembegalan Warga Baduy

DPRD Lebak Tekan Polisi Tangkap Pelaku Pembegalan Warga Baduy

BANTEN
Kembali ke Baduy, Repan Korban Begal di Jakarta Disambut Tokoh Adat

Kembali ke Baduy, Repan Korban Begal di Jakarta Disambut Tokoh Adat

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon