ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Survei: Elektabilitas Ganjar-Erick Kalahkan Anies-Aher

Jumat, 18 November 2022 | 18:35 WIB
MR
FS
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: FFS
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berfoto bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo, Senin, 14 November 2022.
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berfoto bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo, Senin, 14 November 2022. (Instagram Erick Thohir )

Jakarta, Beritasatu.com - Survei Voxpol Center Research and Consulting memaparkan elektabilitas pasangan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir (Ganjar-Erick) sebagai capres dan cawapres mampu mengalahkan pasangan Anies Baswedan-Ahmad Heryawan atau Aher (Anies-Ahe) .

Elektabilitas antara duet tersebut tampak cukup ketat dalam survei simulasi tiga pasang calon.

Hal itu disampaikan oleh CEO sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago saat menyampaikan rilis survei nasional ke publik bertajuk Peta Elektoral & Simulasi Kandidat Capres-Cawapres Pilpres 2024. Rilis survei disampaikan di Hotel Alia, Cikini, Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Mulanya, para responden ditanyakan jika pilpres diikuti tiga pasang calon, siapa yang akan mereka pilih. Hasilnya, sebanyak 30,4% responden memilih duet Ganjar-Erick, sementara 29,3% memilih Anies-Aher. Sedangkan 27,9% responden memilih duet Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dan 12,5% tidak tahu atau tidak menjawab.

ADVERTISEMENT

"Ganjar unggul 30,4% ketika berpasangan dengan Erick Thohir," kata Pangi saat menyampaikan paparan hasil surveinya.

Elektabilitas Ganjar juga unggul jika dipasangkan dengan Ridwan Kamil. Ada 33,7% responden yang memilih duet tersebut, sedangkan 26,5% memilih Anies-Aher. Ada 28,1% responden memilih Prabowo-Muhaimin, sedangkan 11,7% tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei dilakukan pada 22 Oktober sampai dengan 7 November 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,81%.

Sampel survei menjangkau 34 provinsi se-Indonesia secara proporsional. Populasi sampel terdiri dari warga negara Indonesia (WNI) yang telah mempunyai hak pilih, yaitu berusia 17 tahun ke atas atau memiliki KTP atau yang sudah menikah.

Metode pengumpulan data survei ini adalah responden terpilih. Mereka diwawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang telah dilatih.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon