ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Elektabilitas Partai Gelora, PKN, dan Partai Buruh di Bawah 0,2%

Minggu, 18 Desember 2022 | 15:35 WIB
CP
CP
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: PAAT
Massa pendukung partai politik saat memenuhi jalan Diponegoro, saat Rapat Pleno penetapan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2024 di Halaman KPU, Jakarta, Rabu 14 Desember 2022 malam
Massa pendukung partai politik saat memenuhi jalan Diponegoro, saat Rapat Pleno penetapan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2024 di Halaman KPU, Jakarta, Rabu 14 Desember 2022 malam (B Universe Photo / Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com – Elektabilitas Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Buruh berada di bawah 0,2 persen. Hal tersebut tercermin dari survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis pada Minggu (18/12/2022).

Responden ditanyakan pilihan partai politik (parpol) apabila pemilu diadakan saat survei. Partai Buruh dipilih 0,2 persen, Partai Gelora 0,1 persen, dan PKN 0,0 persen. Terdapat 20,9 persen warga yang belum menentukan pilihan.

"Setiap partai masih punya peluang menaikkan dukungan, karena masih ada sekitar 20,9 persen warga yang saat ini belum menentukan pilihan," kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani.

Survei SMRC dilakukan secara tatap muka pada 3-11 Desember 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilu. Dari populasi itu dipilih secara acak sebanyak 1.220 responden.

ADVERTISEMENT

Responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.029 atau 84 persen. Angka margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar plus minus 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sebagai informasi, Partai Gelora, PKN, dan Partai Buruh merupakan parpol baru yang telah ditetapkan menjadi peserta Pemilu 2024, bersama dengan 14 partai lainnya. Partai Gelora yang diinisiasi antara lain oleh Anis Matta dan Fahri Hamzah dibentuk pada Oktober 2019. Sementara, PKN dipimpin Gede Pasek Suardika dan aktivis Partai Buruh ialah Said Iqbal.

Sementara, sembilan parpol parlemen adalah PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKS, PKB, Partai Demokrat, PPP, dan PAN.

Adapun lima parpol nonparlemen lain yang menjadi peserta Pemilu 2024, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Garuda.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

UU PPRT Disahkan setelah 22 Tahun, Partai Buruh Apresiasi Prabowo

UU PPRT Disahkan setelah 22 Tahun, Partai Buruh Apresiasi Prabowo

NASIONAL
Tolak Parliamentary Threshold 7 Persen, Partai Buruh Ancam Gugat ke MK

Tolak Parliamentary Threshold 7 Persen, Partai Buruh Ancam Gugat ke MK

NASIONAL
Ribuan Buruh Demo di Jakarta Tuntut Revisi UMP 2026 Jadi Rp 5,89 Juta

Ribuan Buruh Demo di Jakarta Tuntut Revisi UMP 2026 Jadi Rp 5,89 Juta

JAKARTA
KSPI Nilai UMP Jakarta Rp 5,7 Juta Tak Berpihak pada Buruh!

KSPI Nilai UMP Jakarta Rp 5,7 Juta Tak Berpihak pada Buruh!

JAKARTA
Minta Ambang Batas Parlemen 1 Persen, 8 Parpol Nonparlemen Bentuk GKSR

Minta Ambang Batas Parlemen 1 Persen, 8 Parpol Nonparlemen Bentuk GKSR

NASIONAL
Partai Buruh dan KSPI Laporkan Anggota DPR Nonaktif ke MKD

Partai Buruh dan KSPI Laporkan Anggota DPR Nonaktif ke MKD

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon