ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Survei SMRC : Pasangan Ridwan Kamil – Uu Masih Unggul di Jabar

Kamis, 15 Maret 2018 | 16:58 WIB
RW
IC
Penulis: Robertus Wardi | Editor: CAH
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum.
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum. (Antara/M Agung Rajasa)

Jakarta – Pasangan Ridwan Kamil (RK) dan Uu Ruzhanul Ulum masih unggul dari tiga penantang lain dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar). Hasil survei terbaru dari lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan jika pilgub dilakukan saat ini, RK-Uu unggul mencapai 43,7 persen. Disusul oleh pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi dengan elektabilitas mencapai 30,7 persen.

Kemudian disusul pasangan Sudrajat - Ahmad Syaiku 4,6 persen dan TB Hasanuddin – Anton Charliyan 2,8 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan mencapai 18,2 persen.

Laporan survei terbaru SMRC itu disampaikan Direktur Riset Deni Irvani dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/3). Hadir pada laporan presentasi survei tersebut adalah politisi Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, politisi Partai Gerindra Ferry Juliantono dan politisi Partai Nasdem Saan Mustopa.

Deni menjelaskan survei SMRC dilakukan tanggal 1-8 Maret 2018. Total responden mencapai 801 orang dengan teknik wawancara langsung. Tingkat kesalahan atau margin error mencapai 3,5 persen.

ADVERTISEMENT

"RK lebih banyak dipilih karena lebih disukai dibandingkan calon lain. RK unggul dalam berbagai citra kepribadian seperti jujur, bersih, perhatian pada masyarakat, kreatif dan santun," kata Deni.

Menurutnya, warga Jabar sangat dipengaruhi pula oleh evaluasi kinerja incumbent dalam memilih. Warga yang puas dengan kinerja Deddy Mizwar sebagai incumbent tidak terlalu besar yaitu hanya 46,2 persen. Kondisi ini ikut menentukan elektabilitas dan popularitas Deddy saat ini.

Dia menambahkan RK-Uu mayoritas dipilih oleh warga perkotaan, etnis Sunda, Jawa, Cirebon dan kalangan berpendidikan tinggi. Sementara Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi unggul di pedesaan, etnis Betawi dan kelompok berpendidikan rendah.

"Dukungan warga terhadap masing-masing calon masih bisa berubah. Warga Jabar umumnya baru menentapkan pilihan dalam periode beberapa minggu menjelang pilkada sampai hari pemungutan," tutup Deni.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon