ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Doa Bersama 1.000 Kiai dan Santri, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Siap Bangun Jawa Tengah dari Pesantren

Senin, 9 September 2024 | 11:19 WIB
WW
MF
Penulis: Widy Wicaksono | Editor: DIN
Calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Taj Yasin menyampaikan pesan inspiratif di hadapan ribuan kiai dan santri dalam acara doa bersama untuk memohon kemenangan di Pilgub Jateng 2024, Minggu, 9 September 2024.
Calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Taj Yasin menyampaikan pesan inspiratif di hadapan ribuan kiai dan santri dalam acara doa bersama untuk memohon kemenangan di Pilgub Jateng 2024, Minggu, 9 September 2024. (Beritasatu.com/Widy Wicaksono)

Semarang, Beritasatu.com - Calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Taj Yasin menyampaikan pesan inspiratif di hadapan ribuan kiai dan santri dalam acara doa bersama untuk memohon keberkahan dan doa bagi kemenangan dirinya bersama Taj Yasin dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2024, di GOR Manunggal Jati, Pedurungan, Semarang Timur, Minggu (8/9/2024) malam.

Ahmad Luthfi dalam sambutannya mengaku bangga atas dukungan dari kiai dan santri. Doa yang diberikan untuk dirinya dan Taj Yasin menjadi semangat tersendiri untuk bisa bersaing dalam Pilgub Jateng.

“Hari ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Saya dan Gus Yasin sudah mendaftarkan diri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur. Tahapan kampanye sudah berjalan, tetapi malam ini bukan kampanye. Malam ini para kiai dan santri berdoa kepada Allah untuk menembus langit,” jelasnya, Minggu (8/9/2024) malam.

ADVERTISEMENT

Luthfi menekankan bahwa seorang pemimpin tidak harus hebat, tetapi harus bermanfaat bagi masyarakatnya. Pembangunan Jawa Tengah bisa dimulai dari dunia pesantren. Bahkan Luthfi memperkenalkan program andalannya, "Pesantren Obah" yang menekankan pentingnya pesantren sebagai pilar utama pembangunan Jawa Tengah.

“Pesantren harus bergerak. Pesantren itu tempat di mana putra-putri kita dibentengi oleh ilmu agama, ilmu habluminallah dan habluminannas. Kita jadikan pesantren sebagai fondasi pembangunan Jawa Tengah,” ungkapnya.

Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa lulusan pesantren mendapat pengakuan setara dengan sekolah umum. Selain itu, Luthfi juga menyoroti perhatian terhadap guru-guru ngaji agar bisa mendapatkan honor yang layak. Menurutnya, pengabdian para guru ngaji di Jawa Tengah, patut diapresiasi.

“Pesantren harus mampu bersaing dengan sekolah umum. Saged? Pasti saged. Kedua, 500.000 guru ngaji akan mendapatkan honor yang layak. Tidak boleh ada pengabdian tanpa penghargaan," tambahnya.

Selama tahapan Pilgub Jateng, Luthfi juga mengajak seluruh pendukung untuk menjaga proses demokrasi yang damai dan santun. Dia akhir sambutan, Luthfi berterima kasih kepada seluruh kiai dan santri yang hadir, memohon doa agar dirinya dan Gus Yasin diberikan amanah untuk memimpin Jawa Tengah dengan baik.

"Mari kita ciptakan demokrasi tanpa fitnah, tanpa menyerang, dan tanpa menyakiti. Gunakan norma agama, hukum, dan etika. Gunakan kami untuk kemaslahatan dan kemajuan pesantren," tutupnya.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon