La Nyalla Tegaskan Ingin Basmi Mafia Sepak Bola
Jumat, 13 Januari 2023 | 22:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti punya misi yang sangat mengejutkan.
Ia bukan hanya ingin menuntaskan tugasnya yang terhenti karena masalah pembekuan PSSI di era Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, tetapi ingin membasmi mafia sepak bola yang ada di tubuh PSSI.
"Terus terang aja, saya maju ini juga sengaja mau menghancurkan yang namanya mafia bola karena pada zaman saya semua mafia bola itu ngga berani. Sekarang muncul dan sudah waktunya dia dihabiskan," kata La Nyalla kepada awak media usai menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 di Sekretariat PSSI Gedung GBK Arena Senayan, Jakarta, Jumat (13/1/2023).
"Saya yakin para voter itu juga akan mau menghancurkan para mafia bola terutama di dalam lingkaran internal PSSI," tambahnya.
Pada era kepemimpinan Djohar Arifin, La Nyalla yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dan Ketua Badan Timnas Indonesia sukses membawa Timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF U-19 Tahun 2013. Dia juga merenovasi Kantor PSSI yang berada di Ring Road Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.
"Kita pernah jadi juara AFF U-19 tahun 2013, punya kantor mewah, kemudian anggaran dari FIFA untuk pembinaan para wasit dan para pemain itu berjalan. Saya akan bangkitkan kembali itu jika terpilih," katanya.
Selain itu, La Nyalla juga mengungkapkan keinginannya mengembalikan pengelolaan Liga kepada para pemilik klub dan tenaga profesional.
"Sekarang sudah waktunya kita harus kembalikan. Liga harus dikelola oleh orang-orang profesional," jelas LaNyalla yang bertekad menjalankan program pembinaan sesuai keinginan masyarakat sepak bola.
Soal rangkap jabatan sebagai Ketua Umum PB Muaythai Indonesia (MI), LaNyalla menyebut tidak ada masalah.
"Oh gampang, ini kan soal pimpinan mengorganisir organisasi. Saya biasa, pernah menjadi ketua umum Kadin Jawa Timur, saya pernah jadi Ketua KONI Jawa Timur, merangkap sebagai Asprov PSSI, jalan sama-sama bisa. Jadi, tergantung dari mana pilihan kita yang penting pendelegasian tugas," pungkas LaNyalla.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




