Madrid Akhiri Musim dengan Kekalahan

Madrid Akhiri Musim dengan Kekalahan
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior (kanan) mencoba melawati pemain Real Betis, Aissa Mandi, dalam pertandingan La Liga, Minggu, 19 Mei 2019. ( Foto: AFP PHOTO )
Jaja Suteja / JAS Minggu, 19 Mei 2019 | 21:54 WIB

Madrid, Beritasatu.com - Kompetisi 2018/19 benar-benar musim yang buruk bagi Real Madrid. Mereka hanya menyabet gelar juara Piala Dunia Klub 2018, sementara di kejuaraan lain yang lebih bergengsi (La Liga, Piala Raja, dan Liga Champions) mereka gagal meraih gelar. Dalam pertandingan pekan terakhir di La Liga, Minggu (19/5/2019), mereka juga menelan kekalahan.

Bermain di depan pendukung mereka sendiri di Stadion Santiago Bernabeu, pasukan Zinedine Zidane menyerah 0-2 kepada tamunya, Real Betis. Zidane memang banyak menurunkan pemain lapis kedua dalam partai ke-38 ini.

Di bawah mistar misalnya, kiper nomor satu Thibaut Courtois disimpan. Keylor Navas pun menjadi penjaga gawang utama sejak menit awal.

Penjaga gawang asal Kosta Rika ini sebenarnya tampil gemilang dengan dua kali melakukan penyelamatan memukau. Namun gawang Madrid akhirnya jebol pada menit ke-61.

Loren Moron mencetak gol pertama Betis menyambut umpan Andres Guardado. Pada menit ke-75, tim tamu kembali menunjukkan ketajaman mereka. Kali ini gol dilesakkan Jese, yang lain mantan pemain Madrid.

Pemain yang membela Los Merengues antara 2011-16 ini membawa Betis unggul 2-0 setelah mendapat umpan dari  Junior Firpo. Real Madrid pun menggenapkan kekalahan yang dialami Madrid menjadi 12 kali musim ini.

Satu-satunya hal yang disyukuri publik Madrid dari musim ini mungkin hanya mereka bisa bertengger di posisi ketiga di klasemen akhir. Posisi ini membuat Los Merengues tetap bisa beraksi di Liga Champions musim mendatang.

Madrid bertengger di posisi ketiga dengan raihan 68 poin. Jumlah ini jauh tertinggal oleh penghuni urutan kedua, Atletico Madrid yang mengoleksi 76 poin. 

Hal menarik untuk diperhatikan dari Madrid adalah bagaimana aksi mereka di bursa transfer musim panas mendatang. Pelatih Zinedine Zidane sudah berjanji akan membawa tim asuhannya, yang tampil buruk kali ini, kembali bersinal pada kompetisi 2019-20 mendatang.

Zidane sendiri tidak sepenuhnya bersalah atas kondisi Madrid yang terpuruk musim ini. Madrid mengawali musim ini di bawah kendali pelatih Julen Lopetegui.

Zidane yang sebelumnya sukses membawa Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun, memutuskan hengkang usai musim 2017/18. Lopetegui ditunjuk sebagai pengganti.

Namun di bawah mantan pelatih tim nasional Spanyol itu Madrid tampil jauh dari harapan. Manajemen kemudian mendepaknya dan menggantikan Lopetegui dengan Santiago Solari. 

Performa Madrid memang sempat membaik di bawah eks pelatih tim Real Madrid junior ini. Namun kegagalan Madrid lolos dari babak 16 besar Liga Champions karena dihentikan Ajax, membuat manajemen memutuskan untuk mendatangkan kembali Zidane.

Namun ini sudah terlambat. Zidane datang ketika Real Madrid sudah tertinggal jauh oleh Barcelona di klasemen La Liga. Dia tak mampu mengangkat performa tim dan harus puas bertengger di urutan ketiga pada akhir musim.   



Sumber: Goal