ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

100 Hari Kerja, Hampir Semua Janji Pramono-Rano Terwujud di Jakarta

Sabtu, 31 Mei 2025 | 13:00 WIB
MH
DM
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: DM
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno meluncurkan program 100 closed circuit television (CCTV) Keamanan Warga di Terowongan Kendal, di Kawasan TOD (Transit Oriented Development) Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Rabu 28 Mei 2025.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno meluncurkan program 100 closed circuit television (CCTV) Keamanan Warga di Terowongan Kendal, di Kawasan TOD (Transit Oriented Development) Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Rabu 28 Mei 2025. (Beritasatu.com/Mita Amalia Hapsari)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintahan Pramono Anung dan Rano Karno resmi menginjak 100 hari kerja pada Sabtu (31/5/2025), sejak dilantik pada 20 Februari lalu. Dalam kurun waktu tersebut, hampir seluruh dari 40 program quick wins yang dijanjikan telah terlaksana dengan baik.

Sejumlah program unggulan dikebut menjelang 100 hari, termasuk relaunch aplikasi JAKI dan peluncuran fitur baru CCTV permukiman yang menjadi bagian dari program smart city Jakarta.

“JAKI hari ini relaunch dengan 11 fitur baru, termasuk panic button yang viral karena sangat bermanfaat bagi warga,” ujar Pramono saat peluncuran di Dukuh Atas, Rabu (28/5/2025).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, untuk keamanan lingkungan, sebanyak 100 CCTV baru dipasang dan melengkapi 1.400 unit yang telah ada sehingga menjadi 1.500 unit. CCTV tersebut dipasang di lokasi strategis, termasuk 12 taman kota baru yang kini dibuka 24 jam.

Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Chico Hakim menyebut, nyaris semua program 100 hari berhasil dicapai, mulai dari pemutakhiran data KJP, dan percepatan pembangunan rusun. Selain itu, TOD dan mixed use development, peluncuran Blok M Hub, penggratisan Transjabodetabek untuk 15 golongan, dan aktivasi taman kota 24 jam.

“Alhamdulillah hampir semuanya sesuai target. Kini Pak Pram fokus launching program-program yang belum sempat dirilis,” ujar Chico.

Namun dari 40 program, terdapat satu yang belum bisa diwujudkan dalam waktu 100 hari, yakni Jakarta Fund.

Jakarta Fund merupakan ide badan investasi daerah yang disampaikan Pramono saat kampanye Pilkada 2024. Ia berencana menggunakan sekitar Rp 3 triliun dana Silpa APBD Jakarta sebagai modal awal, dan mengelolanya secara profesional, seperti Indonesia Investment Authority (INA).

Namun, rencana tersebut terganjal oleh peraturan dan regulasi pendirian entitas investasi daerah sehingga perlu waktu lebih lama untuk dikaji dan diselaraskan. “Ganjalannya ada pada regulasi. Jakarta harus memastikan pendirian badan investasi sesuai aturan yang berlaku,” jelas Chico.

Meski tidak semua program berhasil diluncurkan dalam 100 hari, pencapaian pemerintahan Pramono-Rano mendapat apresiasi. Warga berharap implementasi program lainnya, seperti Jakarta Fund, segera terealisasi dan membawa manfaat jangka panjang bagi Jakarta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pramono: Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara!

Pramono: Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara!

JAKARTA
Pramono Minta Jaringan Judi Online di Hayam Wuruk Ditindak Tegas

Pramono Minta Jaringan Judi Online di Hayam Wuruk Ditindak Tegas

JAKARTA
Pramono Kaji Ulang Jam CFD Rasuna Said

Pramono Kaji Ulang Jam CFD Rasuna Said

JAKARTA
Pramono Anung Yakin Sampah Kramat Jati Bisa Teratasi

Pramono Anung Yakin Sampah Kramat Jati Bisa Teratasi

JAKARTA
Jakarta Siapkan Fasilitas Pilah Sampah Rumah Tangga

Jakarta Siapkan Fasilitas Pilah Sampah Rumah Tangga

JAKARTA
Zulhas Sebut Program Pilah Sampah Jakarta Bisa Ditiru Nasional

Zulhas Sebut Program Pilah Sampah Jakarta Bisa Ditiru Nasional

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon