Pramono Anung Yakin Sampah Kramat Jati Bisa Teratasi
Senin, 11 Mei 2026 | 10:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Persoalan sampah di kawasan Pasar Jaya Kramat Jati dapat diatasi melalui program pemilahan sampah yang kini mulai diterapkan secara bertahap di lingkungan pasar tradisional Jakarta.
Demikian disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau pengelolaan sampah di Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut program pemilahan sampah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk mempercepat penanganan sampah.
Dalam kunjungannya, Pramono didampingi wali kota Jakarta Timur serta jajaran pengelola Pasar Jaya. Ia juga menerima penjelasan terkait pengelolaan sampah dari pihak ketiga yang bekerja sama dalam pengolahan limbah pasar.
Pramono mengatakan Pasar Jaya Kramat Jati menghasilkan sekitar lima ton sampah setiap hari. Sementara itu, seluruh pasar tradisional di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya yang berjumlah 153 pasar menghasilkan sekitar 500 ton sampah per hari yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
“Seperti kita ketahui di tempat ini, kurang lebih setiap hari lima ton. Nanti bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk menghasilkan output yang akan bermanfaat bagi pertamanan dan juga yang lainnya, serta dengan Pupuk Indonesia,” ujar Pramono.
Menurut dia, program pengelolaan sampah tersebut diharapkan mampu mengurangi beban pengiriman sampah dari pasar-pasar tradisional menuju Bantargebang.
“Saya meyakini kalau program ini bisa dijalankan maka akan sangat bermanfaat untuk mengurangi beban pengiriman sampah dari pasar ke Bantargebang,” katanya.
Pramono berharap kolaborasi dengan pihak swasta dan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap penanganan sampah dapat memperkuat pengelolaan limbah, terutama sampah organik dan anorganik.
Sampah yang diolah nantinya diharapkan dapat menghasilkan produk yang bermanfaat, termasuk untuk kebutuhan pertamanan dan sektor lainnya.
Melalui program pemilahan dan pengelolaan sampah tersebut, Pemprov Jakarta menargetkan pengurangan volume sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




