Senin Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ke-5 di Dunia
Senin, 2 Juni 2025 | 06:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kualitas udara di Jakarta menempati peringkat kelima terburuk di dunia berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Senin (2/6/2025) pagi. Berdasarkan pantauan pada pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara atau air quality index (AQI) di Jakarta berada pada angka 140.
Angka tersebut masuk dalam kategori tidak sehat dengan konsentrasi particulate matter atau partikel halus (PM) pada angka 2.5 yang cukup tinggi.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta menyatakan akan berupaya meningkatkan upaya pemantauan dan penanggulangan polusi udara dengan meniru praktik kota-kota besar dunia seperti Paris dan Bangkok dengan menambah jumlah stasiun pemantau kualitas udara (SPKU).
BACA JUGA
Dharma Minta Pramono Anung dan Rano Karno Bersihkan Udara Jakarta: Saya Siap Kalau Diperlukan
“Bangkok memiliki 1.000 stasiun pemantau kualitas udara SPKU, Paris memiliki 400 SPKU. Jakarta saat ini memiliki 111 SPKU dari sebelumnya hanya lima unit. Ke depan kita akan menambah jumlahnya agar bisa melakukan intervensi yang lebih cepat dan akurat,” kata Kepala DLH Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (2/6/2025).
Asep juga menekankan pentingnya keterbukaan data sebagai langkah sistematis dalam memperbaiki kualitas udara.
“Penyampaian data polusi udara harus lebih terbuka agar intervensi bisa lebih efektif dan ini bukan sesaat tetapi langkah-langkah berkelanjutan dalam menangani pencemaran udara,” tambahnya.
Selain itu, DLH Jakarta juga menargetkan penambahan 1.000 sensor kualitas udara berbiaya agar cakupan pemantauan lebih luas dan data yang diperoleh lebih akurat.
Sebagai informasi, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia tercatat adalah Addis Ababa, Etiopia, dengan AQI sebesar 164, kedua ada Dhaka, Bangladesh AQI 160, disusul Kinshasa, Kongo dengan AQI sebesar 156 di peringkat ketiga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




