Momen Haru Anggota Brimob Peluk Pengemudi Ojol yang Berduka
Jumat, 29 Agustus 2025 | 13:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Seorang pengemudi ojek online (ojol) meluapkan kesedihan sekaligus menyampaikan tuntutan agar kasus tewasnya Affan Kurniawan, rekan mereka yang meninggal akibat terlindas kendaraan taktis Brimob, segera diusut tuntas.
Momen itu terjadi di depan Markas Komando (Mako) Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). Dengan suara bergetar, pengemudi ojol tersebut meminta izin untuk menancapkan bendera bergambar karakter anime One Piece di depan markas Brimob. Bendera itu disebut sebagai simbol perlawanan sekaligus solidaritas para ojol atas peristiwa yang merenggut nyawa Affan.
“Kami ingin mengibarkan bendera ini saja sebagai tanda perlawanan. Usut terus kasus ini, pasti ya pak,” ujarnya penuh harap kepada anggota Brimob yang berjaga.
Seorang anggota Brimob yang mendengar permintaan itu langsung merangkul pengemudi ojol tersebut dan memeluknya. Sang pengemudi ojol tak kuasa menahan tangis, sembari kembali mengucapkan lirih, “teman kami dilindas. Tewas, Pak.”
Dalam suasana penuh emosi itu, anggota Brimob mencoba menenangkan dan memastikan kasus ini tidak akan dibiarkan berlalu begitu saja.
“Pasti (diusut tuntas), itu yang ngomong bukan saya, kapolri yang ngomong, orang nomor satu di Kepolisian Indonesia,” tegasnya.
Insiden yang menewaskan Affan Kurniawan terjadi sehari sebelumnya, Kamis (28/8/2025), saat ia bersama ribuan pengemudi ojol mengikuti aksi di Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat. Affan dilaporkan terlindas kendaraan taktis brimob dalam situasi ricuh. Peristiwa itu disaksikan banyak orang di lokasi dan rekamannya cepat menyebar di media sosial.
Video tersebut memicu gelombang kemarahan publik, khususnya komunitas ojol yang menilai tindakan aparat sudah berlebihan. Sejak Kamis malam hingga Jumat, massa ojol terus berdatangan ke Mako Brimob Kwitang untuk menuntut pertanggungjawaban dan meminta keadilan.
“Saya sampaikan ucapan duka cita mendalam kepada almarhum Affan dan juga tentunya kepada seluruh keluarga. Kami menyampaikan belasungkawa sekaligus permintaan maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi,” kata
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ia juga meminta maaf kepada seluruh pengemudi ojol yang merasa kehilangan rekan mereka dan berjanji penyelidikan akan dilakukan transparan dan tuntas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




