Jakarta Kekurangan 1,38 Juta Unit Rumah, Hunian Vertikal Jadi Solusi
Minggu, 7 Desember 2025 | 21:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Jakarta masih menghadapi kekurangan hunian untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal warganya. Hunian vertikal dinilai menjadi salah satu solusi di tengah keterbatasan lahan di Jakarta.
Anggota Komisi D DPRD Jakarta, Bun Joi Phiau, mengatakan kebutuhan rumah di Jakarta belum sepenuhnya terpenuhi.
Menurut dia, data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Jakarta memiliki kekurangan perumahan (backlog) sebesar 1,38 juta unit. Karena itu, pembangunan berbasis hunian vertikal ke depan menjadi solusi realistis, mengingat lahan di Jakarta semakin terbatas.
“Alasan keterbatasan lahan dan kebutuhan menampung jumlah penduduk yang besar membuat pembangunan hunian vertikal tidak terelakkan,” ujarnya seperti dilansir dari Antara.
Salah satu wacana yang disampaikannya adalah penerapan konsolidasi tanah vertikal (KTV), yakni penggabungan lahan milik warga di kawasan padat penduduk untuk dibangun hunian vertikal.
“Di kawasan padat penduduk, tanah milik warga dapat disatukan untuk membangun hunian vertikal bagi mereka sekaligus menampung warga lain yang ingin tinggal di kawasan tersebut,” katanya.
Selain itu, Bun Joi juga menyoroti persoalan hunian layak yang bisa diatasi melalui program bedah rumah bagi warga berpenghasilan rendah.
“Pada dasarnya, Pemprov Jakarta harus mampu mewujudkan hunian layak bagi warganya. Masalahnya, anggaran untuk program bedah rumah masih belum tersedia. Kondisi ini sangat memprihatinkan,” katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




