ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemdikbudristek Serahkan 2 Unit Mobil Vaksin Keliling untuk DKI Jakarta

Selasa, 6 Juli 2021 | 15:43 WIB
NW
B
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: B1
Mobil vaksin keliling dari Kemdikbudristek untuk Pemprov DKI Jakarta.
Mobil vaksin keliling dari Kemdikbudristek untuk Pemprov DKI Jakarta. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menyerahkan 2 unit mobil vaksin keliling (mobile vaccinator) untuk pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Mobil tersebut diharapkan bisa membantu memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota yang saat ini mengalami lonjakan tinggi kasus Covid-19.

"Hari ini kita serahkan secara simbolis penggunaan mobil serbaguna untuk vaksinasi. Tadinya mau kita bawa ke NTT (Nusa Tenggara Timur), tapi karena DKI sangat butuh saat ini, maka kita manfaatkan di DKI dulu," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek, Prof Nizam, saat penyerahan armada vaksin keliling, Selasa (6/7/2021).

Mobil tersebut awalnya dipakai untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) di daerah-daerah perbatasan kemudian diubah menjadi mobil vaksin keliling dengan kelengkapan seperti kursi untuk melakukan vaksinasi, hand sanitizer, tempat penyimpanan vaksin, sterilizer, dan genset.

"Semoga bisa direplikasi dan menjangkau daerah-daerah yang belum terjangkau dengan vaksinasi dan layanan kesehatan yang tersedia," ujar Nizam.

ADVERTISEMENT

Mobil vaksin keliling itu merupakan program kolaborasi Kemdikbudristek bersama Universitas Prasetiya Mulya. Mobil tersebut bisa dimanfaatkan sebagai laboratorium terpadu, serta dilengkapi tenda kiri dan kanan sebagai area tunggu vaksinasi. Mobil tersebut juga dilengkapi satelit internet yang awalnya ingin dimanfaatkan sebagai fasilitas PJJ di daerah terpencil.

"Kami dapat bantuan 2 armada mobile vaccinator dari Ditjen Dikti, yang sangat bermanfaat untuk tambahan armada kami yang akan mulai beroperasi besok," kata Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Pemukiman, Suharti.

Suharti menjelaskan Provinsi DKI Jakarta per kemarin, Senin (5/7/2021), telah melakukan vaksinasi kepada lebih dari 4,8 juta penduduk usia 12 tahun ke atas. Target vaksinasi di DKI Jakarta sebanyak 8,8 juta penduduk.

"Sekitar 24-27% penduduk di Jakarta adalah warga di luar DKI Jakarta. Jadi bantuan kepada DKI bukan hanya membantu DKI tapi masyarakat luas Indonesia," ujarnya.

Suharti mengatakan pemprov DKI Jakarta melakukan tracing dan testing secara masif. Angka kasus aktif secara nasional telah menebus 91.000 per kemarin, artinya jika tidak ada upaya signifikan maka kasus aktif bisa menembus angka 100.000 orang.

"Kita harus pastikan, tidak hanya yang sakit yang mendapatkan isolasi tapi yang sehat dapat terus terlindungi lewat vaksinasi," ujarnya.

Suharti menambahkan Kemdikbudristek juga telah memberikan bantuan sebanyak 50 tenda darurat untuk menambah kapasitas untuk instalasi gawat darurat (IGD) di DKI Jakarta.

"Tenda-tenda sudah kami distribusikan dan dimanfaatkan oleh rumah sakit, baik RSUD maupun RS vertikal sebagai tambahan buat pelayanan lebih baik pada warga, tidak hanya Jakarta tapi luar Jakarta," katanya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon