ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tak Gentar WTO, Pemerintah Siap Jalankan Hilirisasi Bauksit

Rabu, 30 November 2022 | 15:38 WIB
AK
WP
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: WBP
Ilustrasi pertambangan bauksit.
Ilustrasi pertambangan bauksit. (Beritasatu Photo/Muawwan)

Jakarta, Beritasatu.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan meski pemerintah kalah gugatan larangan nikel oleh Uni Eropa di Badan Penyelesaian Sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Indonesia akan tetap melakukan hilirisasi timah dan bauksit. Pemerintah juga akan melakukan banding larangan nikel.

"Meski kita kalah nikel di WTO karena digugat Uni Eropa, tidak apa-apa, saya sampaikan ke menteri, nanti babak yang kedua, hilirisasi bauksit. Artinya bahan mentah bauksit harus diolah di dalam negeri agar kita mendapatkan nilai tambah, setelah itu bahan-bahan lain, termasuk hal-hal kecil, urusan kopi, usahakan jangan diekspor dalam bentuk bahan mentah, sudah hampir 100 tahun kita mengekspor itu," ucap Presiden Joko Widodo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2022 yang berlangsung secara hibrida di Hotel Ritz Carlton pada Rabu (30/11/2022).

Joko Widodo mengatakan dengan adanya hilirisasi produk komoditas ekspor, akan meningkatkan nilai tambah. Oleh karena itu pemerintah menghentikan ekspor produk mentah dan mulai mendirikan pabrik pengolahan. "Begitu kita dapatkan investasinya, kita bangun, kerja sama pusat dan daerah, nilai tambah itu akan kita peroleh," ucap Joko Widodo.

Dia mencontohkan hilirisasi nikel menggenjot nilai tambah ekspor. Sebelumnya pada 5 tahun lalu, nilai ekspor nikel dalam bentuk bahan mentah hanya mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 19 triliun. Pada tahun 2021 setelah pemerintah melakukan hilirisasi lewat pembangunan smelter dan pengembangan industri turunan, maka nilai ekspor nikel mencapai US$ 20,8 miliar atau sekitar Rp 300 triliun. "Dari Rp 20 triliun meloncat ke Rp300 triliun lebih, 18 kali lipat kalau dihitung nilai tambahnya," kata Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

Jokowi menuturkan keberhasilan hilirisasi berkontribusi positif terhadap neraca perdagangan domestik. Saat ini neraca perdagangan Indonesia sudah surplus selama 29 bulan berturut-turut. "Neraca perdagangan kita sudah 29 bulan selalu surplus yang sebelumnya selalu negatif. Berpuluh-puluh tahun, baru 29 bulan lalu kita selalu surplus," ucap Joko Widodo.

Menurut Jokowi gugatan yang dilakukan Uni Eropa karena mereka memiliki banyak pabrik pengolahan komoditas tambang. Sehingga jika Indonesia melakukan hilirisasi, mereka bisa menutup industri pengolahan dan meningkatkan pengangguran.

"Karena industrinya banyak di sana, kalau dikerjakan di sini, di sana ada pengangguran, pabrik tutup, industri tutup. Tapi kan kita ingin maju, negara kita ingin menjadi negara maju, kita ingin buka lapangan kerja. Kalau digugat saja kita takut, tidak jadi. kita tidak akan jadi negara maju, jadi saya sampaikan pada menteri, terus, tidak boleh berhenti di nikel, terus ke yang lain," ucap Joko Widodo.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan pihaknya meyakini kebijakan hilirisasi menjadi langkah tepat untuk meningkatkan investasi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mendukung langkah pemerintah melakukan hilirisasi komoditas ekspor dan siap memberikan bantuan dalam upaya mempermudah perizinan.

"DPMPTSP seluruh Indonesia mengharapkan agar kebijakan ini sekalipun kita ditekan dari sana sini, tetap kita pertahankan. Siapa pun yang melakukan intervensi, kita harus jalan terus, termasuk dengan WTO. Jadi mereka mengatakan bahwa negara kita ini jangan diatur. Karena itu mereka semua taat untuk hilirisasi jalan terus," kata Bahlil.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tak Mau I-EU CEPA Terhambat, Mendag Cari Solusi Logistik dari WTO

Tak Mau I-EU CEPA Terhambat, Mendag Cari Solusi Logistik dari WTO

EKONOMI
Selat Hormuz Lumpuh, WTO Peringatkan Ancaman Krisis Pupuk Global

Selat Hormuz Lumpuh, WTO Peringatkan Ancaman Krisis Pupuk Global

EKONOMI
Mendag Sesalkan Banding Eropa atas Sengketa Baja Nirkarat

Mendag Sesalkan Banding Eropa atas Sengketa Baja Nirkarat

EKONOMI
WTO Pangkas Drastis Proyeksi Pertumbuhan Perdagangan gegara Trump

WTO Pangkas Drastis Proyeksi Pertumbuhan Perdagangan gegara Trump

EKONOMI
WTO Menangkan Gugatan Sengketa Baja Nirkarat Indonesia Lawan Uni Eropa

WTO Menangkan Gugatan Sengketa Baja Nirkarat Indonesia Lawan Uni Eropa

EKONOMI
Biodiesel Indonesia Menang di WTO, Perjuangan Belum Usai

Biodiesel Indonesia Menang di WTO, Perjuangan Belum Usai

OPINI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon