ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Minyak Mentah Terjungkal 4% setelah the Fed Naikkan Suku Bunga

Kamis, 4 Mei 2023 | 07:48 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Ilustrasi sumur minyak lepas pantai.
Ilustrasi sumur minyak lepas pantai. (AP)

Texas, Beritasatu.com - Harga minyak mentah turun 4% pada hari Rabu (3/5/2023) atau Kamis pagi di Asia (4/5/2023), setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga dan para investor khawatir tentang kondisi ekonomi.

Kontrak berjangka Brent ditutup US$ 2,99 lebih rendah atau 4%, menjadi US$ 72,33 per barel, level terendah benchmark global sejak Desember 2021. Brent mencapai level terendah sesi di $71,70 per barel, level terendah sejak 20 Maret.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun $3,06 atau 4,3%, menjadi US$ 68,60. Level terendah sesi WTI adalah US$ 67,95 per barel, terendah sejak 24 Maret.

Sehari sebelumnya, kedua benchmark turun 5%, penurunan persentase harian terbesar sejak awal Januari.

ADVERTISEMENT

Pada Rabu siang, the Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 poin persentase, menekan harga minyak karena para pedagang khawatir pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dapat mempengaruhi permintaan energi.

Namun, the Fed juga menunjukkan bahwa mereka mungkin akan menghentikan kenaikan suku bunga selanjutnya, memberikan waktu bagi para pejabat untuk mengevaluasi dampak kegagalan bank-baru-baru ini, menunggu resolusi perselisihan politik seputar batas utang AS dan memantau inflasi.

Kekhawatiran sektor perbankan kembali menjadi sorotan pada hari Senin setelah regulator AS menyita First Republic, lembaga keuangan AS ketiga yang gagal dalam dua bulan, dengan JPMorgan Chase & Co setuju untuk mengambil US$ 173 miliar pinjaman bank, US$ 30 miliar sekuritas, dan US$ 92 miliar deposito.

Bank Sentral Eropa juga diharapkan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan mereka pada hari Kamis.

Selain itu, harga minyak juga tertekan setelah data pemerintah menunjukkan bahwa persediaan bensin AS naik secara tak terduga sebanyak 1,7 juta barel pekan lalu. Analis yang disurvei oleh Reuters sebelumnya memperkirakan penurunan sebanyak 1,2 juta barel.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Update Harga Minyak: Turun Tipis Menanti Pertemuan Trump dengan China

Update Harga Minyak: Turun Tipis Menanti Pertemuan Trump dengan China

EKONOMI
Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

EKONOMI
Miliarder Nigeria Ingin Bangun Kilang Minyak di Kenya

Miliarder Nigeria Ingin Bangun Kilang Minyak di Kenya

EKONOMI
Harga Minyak 9 Mei Naik Lagi karena Konflik Iran-AS

Harga Minyak 9 Mei Naik Lagi karena Konflik Iran-AS

EKONOMI
Update Harga Minyak: Anjlok 4 Persen, Brent Jatuh ke Bawah US$ 100

Update Harga Minyak: Anjlok 4 Persen, Brent Jatuh ke Bawah US$ 100

EKONOMI
Harga BBM di AS Sudah Melonjak 50% Akibat Perang dengan Iran

Harga BBM di AS Sudah Melonjak 50% Akibat Perang dengan Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon