Mayoritas Bursa Asia Melemah Setelah the Fed Naikkan Suku Bunga
Kamis, 4 Mei 2023 | 08:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sebagian besar bursa Asia-Pasifik mengalami penurunan setelah the Federal Reserve AS menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai yang diperkirakan, membawa kisaran suku federal fund rate ke 5%-5,25% - level tertinggi sejak Agustus 2007.
Namun, Fed memberikan sinyal kemungkinan jeda pada kenaikan suku bunga. Pernyataan pasca pertemuan tidak menyertakan kalimat yang hadir dalam pernyataan sebelumnya yang menyatakan bahwa "Komite mengantisipasi bahwa beberapa kebijakan yang lebih ketat mungkin diperlukan" untuk mencapai target inflasi 2% oleh Fed.
Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,35%, sebelum data perdagangan Maret yang dijadwalkan akan dirilis Rabu ini. Kospi Korea Selatan turun 0,44%, sedangkan Kosdaq turun 0,24%.
Pascalibur Hari Buruh, pasar saham Tiongkok daratan juga turun, dengan Shenzhen Component turun 0,26% dan Shanghai Composite turun 0,53%.
Indeks Hang Seng Hong Kong melawan tren jual regional, menguat 0,6% dan indeks Hang Seng Tech naik 1,43%. Pasar Jepang tutup karena hari libur.
Di Amerika Serikat, ketiga indeks utama mengalami penurunan setelah keputusan Fed, memperpanjang tren penurunan mereka hingga tiga hari.
Dow Jones Industrial Average turun 0,80%, dan S&P 500 turun 0,70%. Indeks Nasdaq Composite mengalami penurunan terkecil, turun 0,46%.
Menurut jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom, indeks manufaktur purchasing managers Caixin Tiongkok diperkirakan tetap berada di wilayah ekspansi pada April. Indeks diperkirakan akan naik menjadi 50,3 pada April setelah mencatatkan angka 50,0 pada Maret.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




