ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penjualan Mobil Melesat, Multifinance Ikut Bergairah

Senin, 19 Juni 2023 | 19:10 WIB
PA
FH
Penulis: Prisma Ardianto | Editor: FER
Calon pembeli melihat mobil yang dipamerkan di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin, 14 November 2022. Perniagaan mobil sepanjang Oktober 2022 terhitung mencapai 93.197 unit, naik dari pencapaian di bulan yang sama pada tahun lalu sejumlah 75.555 unit.
Calon pembeli melihat mobil yang dipamerkan di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin, 14 November 2022. Perniagaan mobil sepanjang Oktober 2022 terhitung mencapai 93.197 unit, naik dari pencapaian di bulan yang sama pada tahun lalu sejumlah 75.555 unit. (B Universe Photo/Mohammad Defrizal/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Penjualan kendaraan bermotor menunjukkan perbaikan pada Mei 2023, dibandingkan bulan sebelumnya yang relatif melambat. Tren tersebut membawa kabar baik bagi multifinance untuk melanjutkan penyaluran pembiayaan yang lebih agresif sampai akhir tahun ini.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil dari pabrikan ke dealer (wholesales) di bulan Mei 2023 naik 39,4% menjadi 82.097 unit dibanding bulan April, dan penjualan dari dealer ke konsumen (ritel) meningkat 20,5% mencapai 82.559 unit.

Hal ini membuat penjualan mobil periode Januari-Mei 2023 mencapai 423.404 unit atau tumbuh 6,9% secara wholesales dibandingkan periode sama tahun lalu. Secara ritel, penjualannya juga naik 10,7% menjadi 422.514 unit dibandingkan periode sama tahun 2022.

ADVERTISEMENT

Direktur Marketing PT Buana Finance Tbk (BBLD) Herman Lesmana menyampaikan, Gaikindo telah memproyeksi penjualan 1,1 juta sampai akhir tahun ini. Penjualan periode Januari-Maret sangat baik, namun memang ada sedikit koreksi pada April 2023.

Kendati demikian, kata dia, ke depan sepanjang Juli-September banyak mobil dengan model terbaru yang akan diluncurkan. Beberapa diantaranya bahkan memiliki ticket size di bawah Rp 500 juta sehingga konsumen akan menemukan banyak pilihan.

"Ini akan mendorong minat pembelian mobil dari para konsumen. Hal tersebut secara tidak langsung akan ikut mengerek permintaan di mobil bekas, khususnya untuk segmen tertentu dan lainnya," ungkap Herman dalam Public Expose Buana Finance Tahun 2023, Senin (19/6/2023).

Calon pembeli melihat mobil yang dipamerkan di Serpong, Tangerang, Banten, Minggu, 13 Maret 2022.
Calon pembeli melihat mobil yang dipamerkan di Serpong, Tangerang, Banten, Minggu, 13 Maret 2022.

Menurut Herman, Buana Finance berupaya ikut serta mengoptimalkan penyaluran pembiayaan mobil baru maupun bekas. Sejumlah inisiatif strategis pun telah disiapkan untuk setidaknya mendorong realisasi penyaluran mencapai target perusahaan di semester I-2023 dan selebihnya untuk sepanjang tahun ini.

"Inisiatif strategisnya, kami meningkatkan hubungan kerja sama mitra bisnis dengan menghadirkan inovasi program. Sehingga produk pembiayaan Buana Finance tetap diutamakan dari mitra, termasuk memperkuat aspek-aspek kualitas pelayanan," jelas Herman.

Buana Finance sampai dengan kuartal I-2023 mencatat total piutang pembiayaan mencapai Rp 4,17 triliun atau tumbuh 5,31% (yoy), mencakup 99,71% dari target yang dicanangkan. Pertumbuhan ini terbilang masih tertahan, sebab target penyaluran pembiayaan baru (booking) sebesar Rp 875,55 miliar meleset dan hanya terpenuhi 91,46% atau senilai Rp 800,81 miliar.

"Pencapaian jumlah piutang pembiayaan pada 31 Maret 2023 masih sedikit di bawah target, terutama disebabkan penyaluran pembiayaan yang juga belum mencapai target yang telah ditetapkan," timpal Direktur Keuangan Buana Finance Mariana Setyadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon