ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

UNVR Cetak Laba Bersih Rp 2,8 Triliun di Semester I-2023

Selasa, 25 Juli 2023 | 08:04 WIB
ZR
WP
Penulis: Zsazya Senorita MC Ramadhani | Editor: WDP
Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti
Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti (Investor Daily/Zsazya Senorita)

Jakarta, Beritasatu.com - Unilever Indonesia (UNVR) sukses mencetak laba bersih sebesar Rp 2,8 triliun atau turun 19,5% (yoy) dengan penjualan bersih Rp 20,3 triliun sepanjang semester I-2023.

Berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit (unaudited) ini, margin kotor kuartal II-2023 Unilever sebesar 50,5% menjadi tertinggi dalam delapan kuartal terakhir.

Penjualan Unilever di kuartal kedua masih terkena dampak dari penutupan beberapa perusahaan e-commerce B2B dan B2C pada akhir tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Dampak ini mempengaruhi pendapatan (top line) pada semester I-2023. Namun, manajemen memperkirakan bahwa dampaknya akan lebih minimal pada semester II-2023.

Penting untuk dicatat bahwa selama kuartal kedua tahun ini, perusahaan berhasil mencatatkan tingkat margin kotor tertinggi dalam delapan kuartal terakhir, dengan tingkat laba sebelum pajak dan laba per saham yang kuat. Pencapaian ini merupakan hasil dari serangkaian program optimalisasi di pabrik, distribusi, logistik, dan promosi, serta didukung oleh harga komoditas yang lebih baik.

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Ira Noviarti, mengaku tetap optimistis dengan beberapa catatan, meskipun inflasi dan biaya hidup berdampak signifikan terhadap kebiasaan belanja konsumen. Hal ini diperkirakan akan bertahan selama beberapa kuartal ke depan.

"Irrespective of the current household consumption slowdown, we remain optimistic about the long-term FMCG (fast-moving consumer goods) market in Indonesia. Therefore, the company continues to adapt to ensure our business remains competitive," ujar Ira dalam wawancara virtual, Senin (24/7/2023).

Ira menyatakan bahwa upaya terintegrasi dalam mengimplementasikan lima prioritas strategis perusahaan terus menunjukkan peningkatan volume saham dan profitabilitas. "During the last four quarters, we have intervened in pricing to ensure that our brands remain strongly competitive. Nevertheless, we have still managed to protect the company's margin," tambahnya.

Unilever Indonesia berkomitmen untuk memperkuat daya saing melalui eksekusi lima strategi prioritas. Pertama, memperkuat dan mengoptimalkan potensi dari merek-merek utama. Kedua, memperluas dan memperkaya portofolio ke segmen premium dan value.

Ketiga, membangun eksekusi yang kuat untuk memperkuat kepemimpinan di kanal utama. Keempat, menerapkan strategi "everything" di semua lini bisnis. Kelima, tetap menjadi yang terdepan dalam agenda keberlanjutan.

Perusahaan berhasil meningkatkan pangsa volume di pasar pada Semester I-2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan dukungan dari kategori-kategori utama seperti perawatan mulut, pembersih kulit, kecap kedelai, kaldu, serta pembersih piring dan pakaian.

Untuk memperkuat dan mengoptimalkan potensi dari merek-merek utama, Unilever memastikan untuk berinvestasi secara kompetitif dalam mengkomunikasikan merek-mereknya kepada konsumen.

Dalam hal ekspansi portofolio, perusahaan berhasil meningkatkan kontribusinya pada segmen premium sebesar lebih dari 27% dari penjualan domestik di kuartal kedua.

"Sementara pada segmen value, di kuartal pertama kami telah meluncurkan dua merek di bawah pembersih piring dan pembersih kulit yang telah menunjukkan kinerja baik dalam tiga bulan terakhir, baik dari segi pangsa pasar maupun penetrasi," tutup Ira.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon