ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Maaf, Indonesia masih paling korup

Selasa, 26 Oktober 2010 | 14:54 WIB
MM
B
Penulis: Maria Gabrielle/ Said Mashur | Editor: B1

Skor IPK Indonesia tahun ini 2,8 atau satu kelas dengan Bolivia, Kosovo dan Kepulauan Solomon.

Skor Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Index Indonesia untuk Indonesia pada tahun ini hanya mencapai 2,8 atau masih berada di kelompok negara paling korup di dunia.
 
"Saya tak terkejut malah surprised dengan skor IPK 2,8. Kita tahun ini berada satu kelas dengan negara seperti Bolivia, Kosovo dan Solomon Islands yang sama-sama punya skor 2,8 dan berada pada urutan 110 di dunia," kata Todung Mulya Lubis, Ketua TII, dalam acara Peluncuran IPK  2010 di Kantor TII, Jl Senayan Bawah, Jakarta, hari ini.
 
Menurut Todung, skor IPK Indonesia masih kalah dengan negara-negara tetangga seperti Singapura (9,3), Brunei (5,5), Malaysia (4,4), Thailand (3,5), dan tak lebih buruk dari Vietnam (2,7), Filipina (2,4), Laos (2,1), Kamboja ( 2,1 )dan Myanmar (1,4).
 
"Kita punya PR untuk meningkatkan CPI dan ini bukan hanya PR bagi KPK tapi juga pemerintah, dan kita semua," tutup Frengky Simanjuntak dari TII yang juga ikut memberikan penjelasan.
 
Indeks TII adalah hasil dari beberapa survei yang dilakukan sejumlah organisasi di sejumlah negara setiap tahun dengan skor 0-10. Pada tahun ini ada 178 negara yang disurvei termasuk Indonesia.
 
Hasilnya, Afghanistan dan Somalia mendapat skor IPK 1,1 atau terkorup di dunia, sementara Denmark mendapat skor IPK tertinggi yaitu 9,3. "Dengan skor 2,8 Indonesia masuk dalam urutan negara-negara yang korupsinya cukup serius," kata Frenky.
 
Menurutnya, dengan skor 2,8 IPK Indonesia tak beranjak dari skor tahun lalu. "Ini menunjukkan ada masalah serius dalam pemberantasan korupsi di Indonesia," kata Frenky.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon