Program KPS Sudah Ada Sebelum RAPBN-P 2013 Dirancang
Rabu, 12 Juni 2013 | 11:06 WIB
Jakarta - Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana menegaskan program pembagian Kartu Perlindungan Sosial (KPS) merupakan program yang sudah berjalan.
Program ini sudah berlangsung sebelum pemerintah membuat RAPBN-P 2013.
Dia mengatakan, program KPS berkaitan dengan program Raskin yang telah dirancang pemerintah. KPS sudah mulai dikirim ke kantor pos dan rumah tangga sasaran dengan jumlah 15,5 juta.
"Biaya percetakan kartu sudah ada dalam program yang berjalan, jadi pemerintah tidak mendahului DPR dalam membagikan program ini," ujar dia saat ditemui di Gedung Menteri Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/6)
Armida mengatakan, kartu ini tidak hanya dipakai untuk kepentingan raskin tapi digunakan untuk program lain seperti Beasiswa Siswa Miskin (BSM).
Dia menjelaskan, isu yang mengatakan bahwa pemerintah seolah-olah tidak sejalan dengan DPR adalah isu yang tidak benar karena program KPS sudah ada sebelum program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) maupun RAPBN-P dirancang.
Armida mengatakan jika program BLSM sudah disahkan, maka program KPS akan tetap dilanjutkan dengan meningkatkan mekanisme pembagiannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




