Program Konversi Minyak Tanah Berakhir Tahun Ini
Senin, 21 April 2014 | 17:18 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan program nasional konversi minyak tanah ke elpiji berakhir di tahun ini. Sebanyak 58 juta kepala rumah tangga ditargetkan beralih menggunakan elpiji di 2014. Namun wilayah Indonesia bagian timur belum terkena program konversi ini.
Vice President Elpiji and Gas Product Pertamina, Gigih Wahyu Irianto mengatakan konversi belum menyentuh wilayah Indonesia bagian timur lantaran terbatasnya infrastruktur di daerah tersebut.
"Kalau dipaksakan konversi maka security of suplai energy terganggu dan timbul tambahan biaya yang malah membebani masyarakat," kata Gigih di Jakarta, Senin (21/04).
Gigih menuturkan, konversi ke elpiji masih bisa diteruskan berdasarkan permintaan pemerintah daerah ke pemerintah pusat. Adapun wilayah yang belum terkonversi ialah Papua, Ambon, Nusa Tenggara Timur, Sumbawa dan sebagian Sulawesi.
Dikatakannya, perseroan akan membangun depot elpiji di Jayapura guna mendukung pemakaian elpiji bagi kawasan Indonesia timur. "Di tahun 2015 kami bangun depot elpiji di Jayapura yang ditargetkan rampung selama 1,5 tahun," ujarnya.
Dari target 58 juta kepala keluarga yang terkonversi, kata Gigih, sebanyak 55,3 juta kepala rumah tangga telah menggunakan elpiji kemasan 3 kilogram hingga periode Maret 2014.
Gigih mengaku pihaknya optimis target konversi bakal tercapai lantaran pada tahun ini sebanyak 2,3 juta kepala keluarga akan terkonversi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




