ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ramadan, Kiriman JNE Tembus 200 Ton Per Hari

Jumat, 4 Juli 2014 | 17:41 WIB
LO
B
Penulis: Lona Olavia | Editor: B1
Ilustrasi JNE
Ilustrasi JNE (JNE/JNE)

Jakarta - Jasa pengiriman paket JNE menargetkan pertumbuhan kinerja antara 30 persen sampai 40 persen saat momentum Ramadan dan Lebaran. Target tersebut optimistis dapat tercapai seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman barang dengan cepat dan aman.

"Ramadan dan Lebaran menjadi peak season pada jasa kiriman. Biasanya, lonjakan pengiriman melalui JNE akan mulai terasa pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Dengan total kiriman secara nasional rata-rata mencapai 176 ton per hari untuk tahun 2013, maka momentum kali ini diprediksi bisa mencapai 200 ton per hari untuk tahun 2014," ujar Managing Director JNE Johari Zein di Jakarta, Jumat (4/7).

Menurutnya, peningkatan pengiriman akan lebih didominasi oleh pemilik usaha penjualan online, serta pengiriman kebutuhan puasa dan Lebaran. Jika pada hari biasa, pengiriman dari bisnis online shop memberikan kontribusi 40 persen terhadap pendapatan retail, maka pada saat Lebaran diprediksi akan mencapai 65 persen.

"Untuk mengantisipasi lonjakan pengiriman barang ini, JNE telah jauh-jauh hari mengalokasikan cargo space, untuk meminimalisir terjadinya keterlambatan pengiriman akibat penuhnya kapasitas cargo udara," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

JNE sambung Johari juga akan melayani jasa pengiriman motor yang dilakukan melalui jalur darat (jasa trucking). JNE Logistik akan menangani pengiriman motor melalui proses wrapping untuk menghindari gesekan atau benturan saat berada di dalam truk, dan mendapatkan perlindungan asuransi.

Selain itu, lanjutnya, JNE juga telah menambah SDM hingga 500 orang, serta tambahan 80 unit armada mobil pengiriman. Kondisi tersebut tak hanya dilakukan di kantor pusat saja, melainkan hingga ke daerah. JNE akan tetap beroperasi selama 24 jam dan tetap buka selama Lebaran di beberapa titik kantor pusat antara lain cash counter Tomang 9, Tomang 45, Tomang 6 dan S Parman, serta kantor cabang di ibukota provinsi.

JNE pun meluncurkan JNE Loyalty Card (JLC). Kartu ini merupakan hasil kolaborasi JNE dan Sodexo, perusahaan penyedia layanan pengelolaan pelanggan.

"Dengan memiliki JLC, maka para pemegang kartu akan mendapatkan reward. Khususnya para pelaku online shop yang membutuhkan model layanan sesuai tuntutan proses bisnisnya akan secara bertahap bertambah nyaman. Ini juga merupakan wujud komitmen JNE terhadap perkembangan bisnis e-commerce di Tanah Air, sehingga akan terwujud ekosistem yang akan turut memperkuat perekonomian Indonesia," ungkap Johari.

Di tempat yang sama, Head of Industry Google Indonesia Henky Prihatna menyebutkan, saat ini pengguna internet di Indonesia baru mencapai 80 juta. Di mana, pasar Indonesia bertumbuh cepat namun belum berada di puncaknya. Dalam arti, masih 2-3 tahun di belakang Brazil dan India. "Jadi, potensinya masih besar. Bagi yang mau sukses bisnis e-commerce, yang paling penting kontennya," ujar Henky.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mudik Maut, Suami Tewas karena Selamatkan Istri Hamil Jatuh dari Kapal

Mudik Maut, Suami Tewas karena Selamatkan Istri Hamil Jatuh dari Kapal

INTERNASIONAL
Perang Petasan Saat Sahur di Depok Picu Kebakaran Lapak

Perang Petasan Saat Sahur di Depok Picu Kebakaran Lapak

JAWA BARAT
Dukung Aktivitas Ramadan, Bear Brand Salurkan Susu ke 900 Masjid

Dukung Aktivitas Ramadan, Bear Brand Salurkan Susu ke 900 Masjid

JAKARTA
Fakta Menarik Masjid Agung At-Taqwa Sangihe yang Jarang Diketahui

Fakta Menarik Masjid Agung At-Taqwa Sangihe yang Jarang Diketahui

LIFESTYLE
Masjid An-Nur Tahuna, Simbol Dakwah Islam di Sangihe

Masjid An-Nur Tahuna, Simbol Dakwah Islam di Sangihe

LIFESTYLE
Ramadan Berkah, Pangkas Rambut di Lumajang Ramai Jelang Lebaran

Ramadan Berkah, Pangkas Rambut di Lumajang Ramai Jelang Lebaran

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon