Buana Finance Dapat Utangan Rp 100 M
Rabu, 7 Desember 2011 | 08:58 WIB
Pinjaman tersebut memiliki tenor tiga tahun.
PT Buana Finance Tbk (BBLD) meraih pinjaman sekitar Rp 100 miliar dari PT Bank Commonwealth. Dananya akan digunakan untuk ekspansi perseroan.
"Kami telah menandatangani perjanjian kredit dengan Commonwealth," kata Direktur Utama Buana Finance, Soetadi Limin dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini.
Menurut dia, pinjaman tersebut memiliki tenor tiga tahun dengan jaminan piutang perseroan sebesar 110 persen dari jumlah terhutang.
Buana Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang memfokuskan pembiayaan pada sewa guna usaha dan pembiayaan konsumen. Sewa guna usaha mengkontribusi pendapatan hingga 72 persen dan sisanya pembiayaan konsumen. Di sewa guna usaha, hampir seluruh pembiayaan untuk alat berat, sedangkan porsi shipping dan mesin printing baru 5 persen.
Hingga kuartal III-2011, Buana Finance berhasil menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 1,96 triliun, atau naik signfiikan 104,16 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp 960 miliar.
Adapun laba bersih pada periode Januari-September 2011 naik 77,52 persen menjadi Rp 70,37 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp 39,64 miliar.
Kenaikan laba itu didorong kenaikan pendapatan sebesar 51,19 persen menjadi Rp 287,17 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 189,93 miliar.
PT Buana Finance Tbk (BBLD) meraih pinjaman sekitar Rp 100 miliar dari PT Bank Commonwealth. Dananya akan digunakan untuk ekspansi perseroan.
"Kami telah menandatangani perjanjian kredit dengan Commonwealth," kata Direktur Utama Buana Finance, Soetadi Limin dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini.
Menurut dia, pinjaman tersebut memiliki tenor tiga tahun dengan jaminan piutang perseroan sebesar 110 persen dari jumlah terhutang.
Buana Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang memfokuskan pembiayaan pada sewa guna usaha dan pembiayaan konsumen. Sewa guna usaha mengkontribusi pendapatan hingga 72 persen dan sisanya pembiayaan konsumen. Di sewa guna usaha, hampir seluruh pembiayaan untuk alat berat, sedangkan porsi shipping dan mesin printing baru 5 persen.
Hingga kuartal III-2011, Buana Finance berhasil menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 1,96 triliun, atau naik signfiikan 104,16 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp 960 miliar.
Adapun laba bersih pada periode Januari-September 2011 naik 77,52 persen menjadi Rp 70,37 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp 39,64 miliar.
Kenaikan laba itu didorong kenaikan pendapatan sebesar 51,19 persen menjadi Rp 287,17 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 189,93 miliar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




