ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AXA Mandiri Tingkatkan Jalur Pemasaran Digital

Rabu, 15 Oktober 2014 | 23:35 WIB
C
B
Penulis: C-01 | Editor: B1
Director of Marketing & Alternate Distribution AXA Mandiri, Handayani
Director of Marketing & Alternate Distribution AXA Mandiri, Handayani (Majalah Investor/MI - Uthan A Rachim)

Jakarta – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) berencana meningkatkan jalur distribusi alternatif, khususnya pemasaran digital.

Saat ini, kontribusi alternative channel untuk 100 nasabah perseroan baru mencapai 45 persen. Untuk itu, anak usaha bank Mandiri ini meluncurkan kanal beli online pada situs AXA Mandiri.

Director of Alternatif Channel AXA Mandiri Handayani mengatakan, perseroan memiliki dua jenis distribusi, yaitu financial advisor dan alternative channel.

Adapun financial advisor memasarkan produk asuransi melalui 1.800 kantor cabang Bank Mandiri dan 180 cabang Bank Syariah Mandiri. Sementara alternative channel terdiri dari beberapa jenis pemasaran, antara lain telemarketing dan digital.

ADVERTISEMENT

"Saat ini, kontribusi alternative channel dari total nasabah kami dari baru mencapai 45 persen. Sementara dari segi bisnis sekitar 30 persen. Kanal beli online, diharapkan akan menjadi channel utama kami, karena melihat tren banyak orang melakukan transaksi melalui e-commerce," ujar dia dalam acara AXA Mandiri Terdepan dalam Memberikan Solusi Perlindungan Jiwa di Jakarta, Rabu (15/10).

Berdasarkan hasil riset Global Web Index 2014, jumlah pengguna internet di Indonesia menempati peringkat ke-7 di dunia, yaitu sebanyak 58 juta atau 430 persen dalam lima tahun terakhir. Sementara menurut Handayani, terdapat 6 ribu pengunjung setiap hari yang membuka portal AXA Mandiri. Untuk itu, perseroan optimistis dapat meningkatkan peserta asuransi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), penetrasi asuransi jiwa di Indonesia pada 2013 masih tergolong rendah dibandingkan populasi masyarakat Indonesia. Dari total penduduk Indonesia yang sebesar 240 juta, hanya 43,7 juta orang atau sekitar 18 persen yang memiliki asuransi jiwa.

Adapun sebagai proyek perdana perseroan menyediakan, produk asuransi jiwa bernama Mandiri Secure Plan yang diperuntukan bagi nasabah kartu kredit Bank Mandiri. Handayani mengatakan, produk asuransi tersebut sebelumnya sudah diluncurkan oleh AXA Mandiri sekitar tiga tahun lalu.

"Kami sengaja mulai menjualnya melalui online, supaya bisa produk ini masuk dengan cepat ke nasabah," jelas dia.

Terkait pembukaan kanal beli online, menurut Handayani, perseroan sudah meminta izin terlebih dahulu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Calon peserta asuransi Mandiri Secure Plan yang dijual melalui portal tetap sama dengan ketika produk tersebut dijual sebelumnya.

"Khusus nasabah Bank Mandiri. Saat ini kami belum ada niat memasuki pasar non captive. Sebab, AXA Mandiri merupakan anak usaha Bank Mandiri yang memiliki jumlah nasabah yang besar," tutur dia.

Namun, Handayani mengungkapkan, untuk segmen yang dituju. Perseroan kali ini fokus menyasar masyarakat yang memiliki karakaterik seperti baru pertama kali bekerja, anak muda, dan perempuan. Ia mengatakan, umumnya perempuan adalah pembuat keputusan terkait perencanaan keuangan dan lebih konsen dengan pengelolaan keuangan.

Selain itu, Handayani menjelaskan, perseroan sengaja tidak memilih menjual produk unit linked pada beli online walaupun produk tersebut sedang unggul di pasar asuransi. Hal tersebut disebabkan, AXA Mandiri ingin terlebih dahulu mengedukasi banyak masyarakat Indonesia untuk sadar memiliki asuransi.

"Kalau kami langsung menjual produk asuransi nanti akan banyak pertanyaan dan masyarakat bingung," jelas dia.

Kendati demikian, Ungap Handayani, perseroan berniat menambah produk lain untuk dijual di kanal beli online. "Selanjutnya, kami akan meluncurkan produk asuransi kesehatan tradisional. Karena saat ini yang masih menjadi concern adalah masalah kesehatan," ujar dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon