ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

MNC Sekuritas Prediksikan Harga Saham PGEO Terus Melejit

Sabtu, 25 November 2023 | 08:49 WIB
WP
WP
Penulis: Winda Destiana Putri | Editor: WDP
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), untuk pertama kalinya memiliki pos pendapatan baru dari hasil perdagangan karbon.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), untuk pertama kalinya memiliki pos pendapatan baru dari hasil perdagangan karbon. (Dok. Pertamina)

Jakarta, Beritasatu.com - Harga saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) diyakini akan terus mengalami kenaikan signifikan. MNC Sekuritas memberikan rating "buy" kepada PGEO dengan target harga Rp 1.830 per lembar saham.

Menurut Research Analyst MNC Sekuritas, Alif Ihsanario, penilaian ini didasarkan pada pertumbuhan yang stabil, proyek-proyek strategis, dan dukungan kuat dari pemerintah terhadap pengembangan energi terbarukan.

"Rating ini diberikan dengan mempertimbangkan pertumbuhan PGEO yang stabil, proyek-proyeknya yang strategis, serta dukungan pemerintah yang kuat terhadap perkembangan energi terbarukan," ungkap Alif pada keterangannya, Jumat (24/11/2023).

ADVERTISEMENT

Alif menjelaskan bahwa target harga saham Rp 1.830 per lembar mencerminkan potensi kenaikan sebesar 46,4% dari harga saat ini, dengan price to book value (PBV) 3,3 kali. Pada sesi perdagangan Selasa, saham PGEO dibuka dengan nilai Rp 1.255 dan menguat hingga 10 poin.

Itu juga merujuk pada laporan kuartal III-2023, ketika PGEO mencatatkan kinerja luar biasa dengan pendapatan usaha meningkat dari US$ 287,4 juta menjadi US$ 308,9 juta year-on-year.

Alif juga memprediksi bahwa harga saham PGEO akan terus meningkat karena proyeksi pendapatan perusahaan yang signifikan, dengan pertumbuhan tahunan yang tinggi (CAGR) sebesar 11,5% selama periode 2022 hingga 2028.

Dari segi operasional, Alif menekankan kinerja stabil dan rekam jejak yang solid, dengan kapasitas rata-rata PGEO yang melampaui rata-rata industri geothermal di Amerika Serikat.

MNC Sekuritas juga mencatat rencana ekspansi PGEO yang ambisius di dalam negeri, termasuk penambahan kapasitas sebesar 340 MW dalam dua tahun mendatang. Kerja sama dengan Chevron dalam proyek Way Ratai juga dianggap proyek strategis yang berdampak besar pada pertumbuhan panas bumi di Indonesia.

Laporan MNC Sekuritas menyoroti ekspansi internasional PGEO ke Kenya sebagai komitmen perusahaan terhadap diversifikasi geografis. Dalam aspek keuangan, PGEO dinilai memiliki profil keuangan yang kuat, dengan rata-rata interest coverage ratio (ICR) sebanyak 10,6 kali lipat dalam lima tahun terakhir.

Alif menegaskan bahwa Indonesia menduduki posisi terdepan dalam kapasitas panas bumi global, dan dengan dukungan pemerintah terhadap energi terbarukan serta kebijakan infrastruktur EBT, prospek pertumbuhan industri panas bumi di Indonesia sangat potensial di masa depan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PLTP Gunung Tiga Siap Dibor, PGEO Ungkap Potensi Energi Raksasa

PLTP Gunung Tiga Siap Dibor, PGEO Ungkap Potensi Energi Raksasa

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon