Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Saat Libur Nataru
Selasa, 5 Desember 2023 | 06:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan, prediksi puncak arus lalu lintas mudik dan balik selama libur panjang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Diperkirakan, puncak arus akan terjadi dalam dua gelombang.
Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, akan ada 2,8 juta kendaraan yang keluar masuk Jakarta selama periode libur Nataru. Aktivitas tersebut akan berlangsung sekitar berlangsung mulai 18 Desember 2023, hingga 4 Januari 2024 mendatang.
"Volume lalu lintas mudik Nataru diprediksi akan terjadi pada H-3, yaitu sebesar 195.000 kendaraan di empat gerbang utama. Meliputi, Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa, dan naiknya adalah 19,4 persen dari normal," ungkap Subakti, dalam rapat dengar pendapat (RDP) BUMN Transportasi bersama Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (4/12/2023).
Sementara itu, puncak arus balik Nataru diprediksi akan terjadi pada 1 Januari 2024 dengan volume lalu lintas sebesar 201.000 kendaraan atau naik 47 persen dari normal. Besaran ini masih jauh di bawah momentum Lebaran yang naik mencapai 96 persen dari normal.
Khusus untuk KM 66 Jakarta-Cikampek, yang menjadi titik pertemuan lalu lintas menuju Jalan Tol Trans Jawa dan Bandung, menurut Subakti, pada puncak mudik akan naik 40 persen dari normal atau menjadi 110.000 kendaraan yang sebelumnya hanya 102.000 kendaraan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya memprediksi puncak arus mudik dan balik akan terjadi dalam dua periode. Kemenhub memprediksi puncak arus mudik Natal terjadi pada 22-23 Desember 2023, sedangkan puncak arus balik Natal pada 26-27 Desember 2023.
Sementara itu, puncak arus mudik tahun baru terjadi pada 29-30 Desember 2023. Sedangkan puncak arus balik tahun baru terjadi pada 1-2 Januari 2024.
Kemenhub juga memprediksi potensi pergerakan masyarakat di masa libur Nataru mencapai 107,63 juta orang atau 39,83 persen dari total populasi nasional. Jumlah ini meningkat 143,65 persen dibandingkan tahun lalu yang prediksinya mencapai 44,17 juta orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




