ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pengusaha Merugi, Cuti Bersama Dinilai Perlu Dikurangi

Senin, 20 Mei 2024 | 17:03 WIB
AF
DM
Penulis: Alfida Rizky Febrianna | Editor: DM
Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad
Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad (Beritasatu.com/Alfida Rizky Febrianna)

Jakarta, Beritasatu.com - Daya saing dan produktivitas kerja di Indonesia dinilai masih rendah dibanding dengan negara lain. Pengamat menilai pemerintah perlu mengurangi cuti bersama tahunan bagi pekerja, demi meningkatkan produktivitas industri.

Ekonom senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai, jumlah libur nasional dan cuti bersama di Indonesia per tahun terlalu panjang. Imbasnya, pengusaha merugi karena produksi berkurang.

"Dari sisi industri atau bagi para pelaku bisnis dan usaha, banyaknya jumlah libur nasional plus cuti bersama, tentu saja akan membuat hari kerja menjadi berkurang dan berdampak untuk sektor-sektor yang menggunakan tenaga kerja cukup banyak di Indonesia," ungkap Tauhid, saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (20/5/2024).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) menteri agama, menteri ketenagakerjaan, dan menteri PANRB, terdapat 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama bagi pekerja sepanjang 2024. 

"Cuti bersama ini yang tadinya sebelum ada kebijakan pemerintah sifatnya adalah opsional, tetapi seakan-akan menjadi wajib. Nah, ini yang kemudian memberatkan para pelaku usaha," ujar Tauhid.

Menurutnya, jumlah cuti bersama tahunan bagi pekerja perlu dikurangi atau diubah sifatnya menjadi opsional. Artinya, pekerja dibolehkan tidak mengambil cuti atau bisa mengambil cuti di hari efektif kerja, sesuai dengan porsi dan waktu yang disepakati bersama.

"Para pelaku usaha bisa me-arrange waktu yang lebih fleksibel. Cuti bersamanya bisa diatur menjadi cuti biasa sehingga tidak ada kekosongan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan rutinitas aktivitas usaha mereka," jelas Tauhid.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Libur Panjang, Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan sejak Pagi

Libur Panjang, Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan sejak Pagi

JAKARTA
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 33.602 Tiket Whoosh Terjual

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 33.602 Tiket Whoosh Terjual

EKONOMI
Libur Panjang, KAI Daop 8 Sediakan 23.000 Kursi Per Hari

Libur Panjang, KAI Daop 8 Sediakan 23.000 Kursi Per Hari

JAWA TIMUR
Libur Panjang, Arus Wisata ke Puncak Mulai Padat Sore Ini

Libur Panjang, Arus Wisata ke Puncak Mulai Padat Sore Ini

JAWA BARAT
Akhir Libur Panjang, 11.461 Penumpang Padati Pasar Turi

Akhir Libur Panjang, 11.461 Penumpang Padati Pasar Turi

JAWA TIMUR
Libur Panjang, Lalu Lintas Sentul Kembali Dipadati Kendaraan

Libur Panjang, Lalu Lintas Sentul Kembali Dipadati Kendaraan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon