ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menteri ESDM Ajukan Besaran ICP pada RAPBN 2025 US$ 85 Per Barel

Kamis, 6 Juni 2024 | 08:28 WIB
MS
WP
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: WBP
Ilustrasi minyak dan gas.
Ilustrasi minyak dan gas. (Dok )

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengajukan besaran minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2025 sebesar US$ 75 hingga US$ 85 per barel. 

“ICP hingga Mei 2024 sebesar US$ 81,67 per barel dan outlook 2024 sebesar US$ 82 per barel. Atas dasar tersebut, Arifin mengajukan ICP dalam RAPBN 2025 sebesar US$ 75 per barel hingga US$ 85 per barel,” kata Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (5/6/2024). 

Arifin mengatakan ada sejumlah faktor yang mendasari besaran ICP tersebut. Pertama, polling Reuters dan proyeksi energi jangka pendek dari United State Energy Information Administration-Department of Energy menyatakan, harga minyak dunia pada 2025 diperkirakan pada US$ 80,46 hingga US$ 87,79 per barel.

ADVERTISEMENT

Kedua, kesepakatan perjanjian produksi minyak dari negara-negara OPEC+  yang menguasai kurang 40% produksi minyak dunia. Ketiga, penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap beberapa mata uang, termasuk rupiah. “Selain itu, tensi geopolitik di dua kawasan, yaitu Eropa Timur dan Timur Tengah,” ujar Arifin.

Lebih lanjut, Arifin mengusulkan lifting migas dalam RAPBN 2025 mencapai 1,583 juta hingga 1.648 juta barel setara minyak per hari atau barrels of oil equivalents per day (BOEPD). Usulan ini mencermati realisasi migas hingga Mei 2024 sebesar 1.501,7 BOEPD dan outlook 2024 sebesar 1.588,8 BOEPD.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bahlil Lahadalia: Pasokan Minyak Mentah hingga Desember 2026 Aman

Bahlil Lahadalia: Pasokan Minyak Mentah hingga Desember 2026 Aman

EKONOMI
IEA Minta Negara G7 Lepas Cadangan Minyak

IEA Minta Negara G7 Lepas Cadangan Minyak

EKONOMI
Purbaya Akan Evaluasi APBN Sebulan jika Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Akan Evaluasi APBN Sebulan jika Harga Minyak Terus Naik

EKONOMI
Terganggu Badai Musim Dingin, Harga Minyak Naik 3 Persen

Terganggu Badai Musim Dingin, Harga Minyak Naik 3 Persen

EKONOMI
Produksi Minyak Libia Tertinggi dalam 12 Tahun, Tembus 1,37 Juta Barel

Produksi Minyak Libia Tertinggi dalam 12 Tahun, Tembus 1,37 Juta Barel

INTERNASIONAL
Update Harga Minyak Dunia 4 November: Turun Lebih dari 1 Persen

Update Harga Minyak Dunia 4 November: Turun Lebih dari 1 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon