Astra Otoparts Bukukan Laba Bersih Rp 1,01 Triliun pada Semester I 2024
Jumat, 30 Agustus 2024 | 11:14 WIB
Jakarta Beritasatu.com - Direktur PT Astra Otoparts Tbk Sophie Handili mengungkapkan, perseroan mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 1,01 triliun pada semester I 2024. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 26,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan laba bersih konsolidasian tercatat sebesar Rp 800 miliar.
Di luar keuntungan operasional, perseroan juga memperoleh keuntungan dari penjualan tanah dan bangunan yang tidak lagi digunakan untuk kegiatan manufaktur. Tanpa memperhitungkan keuntungan tersebut, Astra Otoparts tetap mencatatkan kenaikan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 860 miliar pada semester pertama 2024, meningkat 6,8% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Sophie menjelaskan, kenaikan laba ini didorong oleh peningkatan kinerja pada segmen usaha perdagangan dan ekspor dari segmen manufaktur.
“Kenaikan ini karena kontribusi yang lebih tinggi dari bisnis perdagangan dan ekspor dari bisnis manufaktur kami, di tengah melemahnya pasar domestik, serta keuntungan penjualan tanah. Tanpa keuntungan penjualan tanah pun, laba bersih kami mengalami kenaikan sebesar 6,8%,” jelasnya pada (30/8/2024).
Dari sisi neraca, Astra Otoparts membukukan pertumbuhan aset sebesar 4,1% menjadi Rp 20,4 triliun pada akhir Juni 2024, dibandingkan dengan Rp 19,6 triliun pada akhir Desember 2023. Sementara itu, jumlah liabilitas juga meningkat 10,1% menjadi Rp 5,6 triliun pada akhir Juni 2024, dari sebelumnya Rp 5,1 triliun pada akhir Desember 2023.
Pada segmen manufaktur, perseroan terus memperkuat kerja sama dengan mitra bisnis internasional untuk memproduksi berbagai suku cadang yang melayani hampir seluruh pabrikan otomotif serta pasar suku cadang pengganti di Indonesia.
Selain itu, Astra Otoparts juga aktif dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) melalui merek ALTRO, dan telah memproduksi serta memasok komponen EV untuk kendaraan roda dua dan roda empat.
Tidak hanya fokus pada sektor otomotif, perseroan juga merambah industri nonotomotif seperti alat kesehatan, komponen alat berat, industri, dan kereta api. Selama semester I 2024, segmen manufaktur mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 4,7 triliun.
Sementara pada segmen perdagangan, perseroan didukung oleh jaringan distribusi domestik dan ekspor, serta jaringan ritel modern, seperti Shop & Drive, Super Shop & Drive, Shop & Bike, Motoquick, Aspira Motoquick, dan Astra Otoservice.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




