ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dana Rp 200 Triliun Tak Efektif Jika Iklim Usaha Tak Kondusif

Rabu, 24 September 2025 | 15:21 WIB
AH
MK
Penulis: Akmalal Hamdhi | Editor: MBK
Menkeu Purbaya targetkan dana Rp 200 T bisa kerek pajak Rp 100 T.
Menkeu Purbaya targetkan dana Rp 200 T bisa kerek pajak Rp 100 T. (Beritasatu.com/Addin Anugrah Siwi)

Jakarta, Beritasatu.com – Langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan dana di perbankan harus diiringi reformasi iklim usaha. Tujuannya agar pelaku usaha berani membuka usaha hingga melakukan ekspansi.

Founder and Executive Director Svara Institute, Titik Anas, menilai iklim usaha di Indonesia penuh ketidakpastian (uncertainty) sehingga pelaku bisnis enggan memperluas usaha.

“Iklim usaha seharusnya memberikan kenyamanan, bukan larangan mendadak atau dorongan paksa untuk bekerja sama dengan pemerintah,” ujar Titik di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

ADVERTISEMENT

Ia mencontohkan, kebijakan impor bahan bakar minyak (BBM) yang harus melalui Pertamina mencerminkan ketidakpastian berusaha. “Impor BBM dari Pertamina adalah indikasi uncertainty bisnis. Kalau ketidakpastian itu dihapus, orang akan lebih tertarik berusaha di Indonesia. Bukan hanya orang Indonesia, tetapi juga investor asing,” tegasnya.

Menurut Titik, masalah utama bukan pada likuiditas perbankan, melainkan iklim usaha yang tidak mendukung. Hingga kini, loan to deposit ratio (LDR) perbankan masih aman di kisaran 85%.

Ia menambahkan, langkah Menkeu Purbaya menyuntikkan dana memang bisa meningkatkan likuiditas, tetapi akan percuma jika dunia usaha tetap dihantui ketidakpastian.

“Kalau Pak Menteri menyalurkan dana sekaligus mereformasi iklim usaha, Insyaallah, dana masyarakat di perbankan maupun tambahan dari Menkeu bisa diserap dunia usaha. Hasilnya, tercipta lapangan kerja dan semakin banyak pelaku usaha baru,” ujarnya.

Titik juga memahami bahwa penempatan dana Rp 200 triliun tersebut hanya langkah awal dari kebijakan Menkeu Purbaya. Menurutnya, kebijakan itu harus disertai kerja lanjutan agar perekonomian benar-benar terdorong.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

3 Bank BUMN dan BPD Masuk Daftar World’s Best Banks 2026

3 Bank BUMN dan BPD Masuk Daftar World’s Best Banks 2026

EKONOMI
18 Bank RI Masuk Daftar World’s Best Banks Forbes

18 Bank RI Masuk Daftar World’s Best Banks Forbes

EKONOMI
Menkeu Purbaya Andalkan ‘Invisible Hand’ Salurkan SAL Rp 300 T

Menkeu Purbaya Andalkan ‘Invisible Hand’ Salurkan SAL Rp 300 T

EKONOMI
Aturan DHE SDA Molor, Purbaya Akui Masih Direvisi April Ini

Aturan DHE SDA Molor, Purbaya Akui Masih Direvisi April Ini

EKONOMI
Outlook Negatif ke Perbankan Indonesia Bukan karena Fundamental

Outlook Negatif ke Perbankan Indonesia Bukan karena Fundamental

EKONOMI
OJK Sebut Penurunan Rating Moody’s pada 5 Bank Tak Signifikan

OJK Sebut Penurunan Rating Moody’s pada 5 Bank Tak Signifikan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon