Menkop Ferry: GP Ansor Penggerak Utama Koperasi Merah Putih
Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:49 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Menteri Koperasi Ferry Juliantono berharap Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dapat menjadi motor penggerak pembentukan 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Program besar yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto itu disebut sebagai langkah strategis untuk mengembalikan arah sistem ekonomi nasional ke prinsip Ekonomi Pancasila.
“Presiden ingin mengembalikan kebijakan ekonomi kita agar tidak liberal atau kapitalistik, tapi berlandaskan ekonomi konstitusional yakni ekonomi Pancasila. Koperasi harus kembali menjadi sokoguru perekonomian nasional, dan GP Ansor akan menjadi motor penggerak utamanya,” ujar Ferry dalam diskusi panel GP Ansor di Bandung, Jawa Barat, dikutip dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (21/10/2025).
Menurut Ferry, GP Ansor memiliki jejaring kuat hingga ke tingkat desa dan beranggotakan pemuda yang berkomitmen pada penguatan ekonomi umat. Karena itu, organisasi ini dinilai strategis untuk mendampingi, melatih, dan mengelola koperasi di tingkat akar rumput.
“Gerakan koperasi tidak bisa berjalan hanya dengan birokrasi. Diperlukan kader-kader muda yang siap turun langsung ke masyarakat, dan Ansor memiliki energi itu,” katanya.
Ferry menegaskan, pembentukan koperasi desa bukan sekadar program pemerintah, tetapi gerakan nasional untuk memperkuat ekonomi rakyat dan membebaskan masyarakat desa dari ketimpangan harga serta dominasi tengkulak.
“Presiden mendapat inspirasi dari sejarah kakeknya, Margono Djojohadikusumo, yang bersama Bung Hatta merancang konsep koperasi desa dalam Pembangunan Semesta Berencana,” ujarnya.
Kementerian Koperasi, lanjut Ferry, telah menyiapkan sejumlah langkah konkret seperti pembangunan gudang, gerai sembako, klinik desa, dan unit simpan pinjam di bawah pengelolaan koperasi. Bahkan, koperasi akan diberi kesempatan mengelola sumber daya alam, termasuk tambang mineral hingga 2.500 hektare dan sumur minyak rakyat.
“Untuk pertama kalinya, koperasi diberi kewenangan mengelola tambang dan sumur minyak rakyat, dengan syarat anggotanya adalah masyarakat setempat,” tegasnya.
Ferry juga menekankan pentingnya peran GP Ansor dalam pelatihan manajemen koperasi, peningkatan kapasitas SDM, serta pengawasan penggunaan dana koperasi agar berjalan transparan dan akuntabel.
“Kami ingin kader Ansor menjadi agen perubahan ekonomi kerakyatan, bukan sekadar penggerak sosial, tapi juga penggerak ekonomi bangsa,” imbuhnya.
Ia menambahkan, sinergi antara GP Ansor, Kementerian Koperasi, BUMN, dan TNI akan mempercepat pembangunan infrastruktur koperasi di daerah.
“TNI siap membantu pembangunan gudang dan gerai koperasi melalui operasi militer selain perang. Ini bukan proyek biasa, ini gerakan negara, dan Ansor menjadi mitra strategisnya,” ucapnya.
Menutup pidatonya, Ferry menyerukan agar seluruh kader GP Ansor menjadi pelopor gerakan koperasi desa di wilayahnya.
“Gotong royong bukan hanya bekerja bersama, tapi berbagi manfaat bersama. Itulah semangat koperasi dan semangat santri yang harus kita hidupkan kembali,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




