Pemerintah Ubah Mekanisme Impor Daging Sapi
Rabu, 2 September 2015 | 15:42 WIB
Jakarta – Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah mulai tahun ini akan mengubah mekanisme impor daging sapi. Selain Australia, impor sapi juga berpeluang dari India dan Brasil dengan sistem zona.
"Di bidang pangan, misalnya untuk impor sapi. Sekarang ini yang diimpor bukan hanya bakalan, tetapi juga indukan," kata Darmin di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9).
Perubahan lainnya di bidang pangan yang dilakukan pemerintah adalah terkait pelaksanaan impor, yaitu mengubah sistem importasi yang selama ini terfokus pada Australia menjadi berdasarkan zona.
Darmin mengungkapkan, negara-negara seperti India dan Brasil akan menjadi sasaran impor baru Indonesia. Disebutkan, negara seperti di India yang secara keseluruhan tidak bebas dari penyakit mulut dan kuku, tapi masih ada daerah-daerah yang dinyatakan bebas atau yang ringan persoalannya.
"Tadinya Australia melulu. Ke depan ada perubahan peraturannya. Impor itu menurut zona. Jadi di India, walaupun negara keseluruhan tidak bebas dari penyakit mulut dan kuku, tapi ada daerah yang bebas atau yang ringan persoalannya," katanya.
Selain India, Darmin juga menyebutkan Brasil. Dia mengatakan, penambahan jumlah negara sebagai target impor sapi bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pasokan daging sapi.
"Ini untuk menyediakan pilihan impornya agar jauh lebih mudah dan kita bisa mendorong agar harga lebih murah. Itu sektor riil," jelas Darmin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




