ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tiga Asosiasi Tolak Cukai Minuman Ringan

Selasa, 15 Desember 2015 | 21:47 WIB
RK
B
Penulis: Rahajeng KH | Editor: B1
Ilustrasi minuman ringan
Ilustrasi minuman ringan (Kanalsatu )

Jakarta – Sebanyak tiga asosiasi, yakni Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), dan Asosiasi Minuman Ringan (Asrim), menolak pengenaan cukai terhadap minuman ringan berpemanis dan berkarbonasi. Ketiga asosiasi ini menilai, pengenaan cukai pada minumam berpemanis dan berkarbonasi tidak tepat dan bertentangan dengan kebijakan deregulasi yang bertujuan menggerakan pertumbuhan ekonkmi dan investasi.

"Kami menolak cukai karena kontraproduktif untuk pertumbuhan ekonomi nasional dan pengembangan bisnis industri minuman," kata Ketua Asrim Trijono Prijosoesilo di Jakarta, Selasa (15/12).

Minuman berpemanis dan berkarbonasi, menurut Trijono, tidak memenuhi kriteria barang kena cukai karena konsumsi masih rendah, dan distribusi produknya pun telah diawasi melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain itu, Asrim juga menolak jika dikatakan minuman tersebut berbahaya bagi kesehatan. Pasalnya, belum ada fakta ilmiah yang membuktikan adanya dampak tunggal kesehatan terkait penyakit tidak menular seperti diabetes, obesitas, ataupun hipertensi.

ADVERTISEMENT

Di kesempatan yang sama Ketua Gapmmi Adhi S Lukman menilai, pemberlakuan cukai terhadap minuman berkarbonasi dan berpemanis tidaklah bijaksana, terutama menjelang implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pasalnya, populasi di Indonesia hampir setengah dari Asean. Wacana tersebut membuat iklim investasi di Indonesia makin tidak menarik.

"Kalau nanti cukai dikenakan, bisa dibayangkan manfaat yang diambil negara tetangga, apalagi jelang MEA. Jangan sampai momentum perbaikan yang mulai terlihat, dihajar kebijakan yang salah," ujar Adhi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gratis Ongkir Dibatasi, Asosiasi Minta Kepastian Teknis Pelaku Usaha

Gratis Ongkir Dibatasi, Asosiasi Minta Kepastian Teknis Pelaku Usaha

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon