ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Holcim Berdayakan Masyarakat Kembangkan Ekonomi Kreatif

Jumat, 18 Desember 2015 | 06:05 WIB
HB
B
Penulis: Herry Barus | Editor: B1
PT Holcim Indonesia Tbk
PT Holcim Indonesia Tbk (Istimewa)

Cilacap-PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant memberdayakan masyarakat Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk mengembangkan ekonomi kreatif khususnya kerajinan dari limbah nonbahan berbahaya dan beracun (non-B3).

"Hari ini, produk kerajinan dari limbah non-B3 tersebut, kami pamerkan dalam acara Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) 2015 di Gedung Graha Pemuda, Cilacap," kata Corporate Communication Regional 2 PT Holcim Indonesia Tbk Deni Nuryandain di Cilacap, Kamis.

Menurut dia, produk kerajinan tersebut di antaranya berupa tas jinjing, dompet, dan vas bunga.

Dalam pemberdayaan masyarakat tersebut, kata dia, pihaknya mengajak warga untuk membuat bank sampah guna mengumpulkan limbah non-B3 yang dihasilkan rumah tangga.

ADVERTISEMENT

"Setelah terkumpul, dilakukan pemilihan, dan selanjutnya dijadikan kerajinan. Produk kerajinan tersebut selanjutnya dijual dan hasilnya dapat digunakan untuk kebutuhan masyarakat itu sendiri sehingga bisa menumbuhkan ekonomi kreatif," katanya seperti dikutip dari Antara.

Oleh karena itu, kata dia, tema yang diusung dalam FKM 2015 adalah Cintai dan Budayakan Produk Lokal.

Ia mengatakan bahwa PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant telah banyak membina kelompok usaha bersama yang menggeluti ekonomi kreatif bidang kerajinan limbah non-B3, salah satunya Warung Sampah Mandiri di Ketapang Damai, Cilacap, yang telah berjalang sejak tahun 2011.

"Pembinaan yang kami lakukan dari hulu sampai ke hilir. Jadi, mulai dari pengumpulan limbahnya, teknik memilahnya, kita didik orang-orangnya, dan kita bantu memasarkannya," kata Deni.

Terkait kegiatan FKM 2015, dia mengatakan bahwa hal itu dilakukan PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant untuk melaporkan kinerja pabrik semen tersebut kepada masyarakat dan mengumpulkan masukan rencana untuk satu tahun ke depan.

Menurut dia, PT Holcim Indonesia Tbk bersama pemerintah dan masyarkat sepanjang tahun 2015 telah membangun fondasi untuk pengembangan kemandirian masyarakat dengan mengutamakan potensi lokal yang ada di masyarakat.

"Kami memunculkan potensi lokal berupa 'brekecek' sebagai makanan khas, batik corak mangrove di Kelurahan Kutawaru, kampung bibit di Desa Kuripan, Kampung Inggris, dan pemasaran aneka makanan khas Cilacap di Panginyongan," katanya.

Ia mengharapkan masyarakat Cilacap dapat mandiri dan mengembangkan potensi di kabupaten itu sehingga menjadi unggulan dan dapat dibanggakan sebagai bagian dari gerakan mencintai produk sendiri.

"Upaya berkesinambungan itu telah mengantarkan PT Holcim Indonesia Tbk kembali meraih Proper Emas yang keenam kalinya dari pemerintah pada tahun 2015," katanya.

Menurut dia, PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant secara resmi juga telah meluncurkan program "Eco Office" untuk melengkapi jejak hemat energi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon