Kuartal I, Rata-Rata Kinerja Emiten Bertumbuh 15-20 Persen
Minggu, 29 April 2012 | 15:12 WIB
Dari 30 emiten tersebut rata-rata mengalami pertumbuhan rata-rata berkisar antara 15 persen-20 persen
Sampai dengan tanggal 27 April 2012 tercatat sudah sebanyak 30 emiten yang mengumumkan laporan keuangannya di website Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Dari 30 emiten tersebut rata-rata mengalami pertumbuhan rata-rata berkisar antara 15 persen-20 persen. Pertumbuhan ini ditunjang oleh adanya peningkatan penjualan pada masing-masing emiten," tutur Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada, dalam wawancaranya dengan Beritasatu, hari ini.
Meskipun ada beberapa emiten yang mencatatkan penurunan pendapatan, namun hal tersebut lebih disebabkan oleh kendala yang bersifat eksternal. Misalkan seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang mengalami penurunan pendapatan yang dikarenakan penurunan harga jual CPO nya yang terimbas dari penurunan harga kontrak CPO dunia.
Laba bersih dari 30 emiten tersebut mengalami kenaikan yang beragam dengan kisaran antara 14-25 persen yang dikarenakan persentase pendapatan yang diraih dapat melebihi kenaikan biaya yang ditanggung.
Akan tetapi, ada juga laba bersih yang mengalami penurunan seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang lebih disebabkan tidak ada penjualan saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di 2011 dan penurunan pendapatan karena penurunan yield obligasi rekapitulas.
Sampai dengan tanggal 27 April 2012 tercatat sudah sebanyak 30 emiten yang mengumumkan laporan keuangannya di website Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Dari 30 emiten tersebut rata-rata mengalami pertumbuhan rata-rata berkisar antara 15 persen-20 persen. Pertumbuhan ini ditunjang oleh adanya peningkatan penjualan pada masing-masing emiten," tutur Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada, dalam wawancaranya dengan Beritasatu, hari ini.
Meskipun ada beberapa emiten yang mencatatkan penurunan pendapatan, namun hal tersebut lebih disebabkan oleh kendala yang bersifat eksternal. Misalkan seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang mengalami penurunan pendapatan yang dikarenakan penurunan harga jual CPO nya yang terimbas dari penurunan harga kontrak CPO dunia.
Laba bersih dari 30 emiten tersebut mengalami kenaikan yang beragam dengan kisaran antara 14-25 persen yang dikarenakan persentase pendapatan yang diraih dapat melebihi kenaikan biaya yang ditanggung.
Akan tetapi, ada juga laba bersih yang mengalami penurunan seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang lebih disebabkan tidak ada penjualan saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di 2011 dan penurunan pendapatan karena penurunan yield obligasi rekapitulas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




