Semen Indonesia Dukung Kebijakan Ekspor Pemerintah
Rabu, 3 Oktober 2018 | 22:14 WIB
Surabaya - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk merespons kebijakan pemerintah yang mendorong BUMN agar menggiatkan ekspor. BUMN ini akan menggenjot ekspor semen dengan membidik pasar baru ekspor.
Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso mengatakan Semen Indonesia sebagai salah satu BUMN sudah lebih dulu merespons kebijakan pemerintah untuk menggiatkan ekspor. "Semen Indonesia terus menggenjot penjualan ekspor melalui pabriknya di Indonesia," katanya pada pembukaan pameran bisnis atau Indonesia Business and Development (IBD Expo) di Grand City Surabaya, Rabu (3/10).
Hingga akhir tahun 2018 Semen Indonesia menargetkan penjualan ekspor sebesar 3,2 juta ton. Sepanjang Januari sampai Agustus 2018 ini, telah mencatatkan penjualan ekspor sebesar 1,99 juta ton, tumbuh 42,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 1,39 juta ton.
"Pencapaian penjualan ekspor Januari sampai Agustus 2018 membuktikan bahwa kualitas produk yang dihasilkan Semen Indonesia telah diakui serta memiliki daya saing tinggi," imbuh Hendi Prio Santoso.
Adapun negara tujuan ekspor diantaranya adalah Srilanka, Tahiti, Timor Leste, Tonga, Uni Emirat Arab, Yaman, Filipina, Tiongkok. Selain negara tersebut SMGR juga mengekspor ke Australia, Austria, Maldives, India, dan Bangladesh.
Untuk lebih meningkatkan penjualan di pasar ekspor, Semen Indonesia akan memperkuat jaringan ekspor di negara-negara tujuan serta menjajaki berbagai negara lainnya dan ikut aktif dalam kegiatan misi dagang.
Sementara Menko Perekonomian Darmin Nasution saat membuka IBD Expo yang akan berlangsung 3-6 Oktober 2018 dan diikuti 106 BUMN itu mengatakan konsolidasi dan kiprah BUMN semakin bagus "Kita berharap BUMN akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi dan berperan sebagai agen pembangunan," kata Darmin.
Darmin juga berharap BUMN juga mengambil peran atas konsolidasi kebijakan yang dirumuskan pemerintah untuk menggiatkan kegiatan investasi dan ekspor. "Kami ingin peran aktif BUMN dalam investasi dan ekspor. Siapa yang punya cash triliunan? Ya BUMN, bukan swasta," ungkap Darmin.
Dia mengatakan investasi dan ekspor merupakan jawaban atas pelemahan ekonomi global, apalagi dalam kondisi perang dagang AS dan Tiongkok sekarang. "Konsolidasi kebijakan pemerintah yang berorientasi pada ekspor akan memberi manfaat Indonesia ketika perekonomian global pulih," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




